Kemarau, Budidaya Ikan di Sekayam Tetap Berjalan
- 17 Sep 2026 13:32 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau – Budidaya ikan air tawar di Kawasan Wisata Padong Pangeran, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau tetap berjalan di tengah kondisi kemarau. Pembudidaya ikan air tawar di kawasan tersebut, Gusti Hajairin mengatakan, hingga kini kondisi budidaya masih aman dan belum mengalami kendala berarti.
“Kita di Padang Pangeran, insya Allah sejak perjalanannya ini kita belum pernah mengalami kendala. Waktu kering gini pun kita dalam arti kata aman-aman saja,” kata Gusti Hajairin di Kawasan Wisata Padong Pangeran, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Rabu 17 September 2026.
Ia menjelaskan, kondisi kemarau sejauh ini belum mengganggu aktivitas budidaya maupun pemasaran ikan air tawar. Hasil budidaya tetap dipasarkan dengan beberapa cara, mulai dari diantar ke pasar hingga dijual secara eceran kepada masyarakat.
“Masalah pemasaran kita ndak susah gitu. Karena di samping kita antar ke pasar, kita jual secara eceran,” ujarnya.
Gusti menyampaikan, pembudidaya di kawasan tersebut menjalankan usaha secara mandiri dan tidak tergabung dalam kelompok tertentu. Disebutkan, saat ini terdapat sekitar 180 keramba yang digunakan untuk budidaya ikan air tawar di kawasan Padong Pangeran.
“Kita ndak pakai kelompok, karena ini mau ndak mau sifatnya mandiri. Jumlah keramba yang udah ada ini 180 keramba,” ucapnya.
Ia menambahkan, jumlah ikan yang dipasarkan setiap hari tidak menentu karena menyesuaikan hasil panen dan permintaan konsumen. Selain dijual kepada pengepul di Entikong, ikan juga dipasarkan langsung kepada masyarakat yang datang ke lokasi budidaya.
“Kadang-kadang orang datang langsung, macam cari patin, nila, itu kebanyakan yang sering dicari orang, termasuk lelenya,” ungkap Gusti Hajairin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....