Ini Tahapan Seleksi yang untuk Menjadi Paskibraka Kalbar
- 09 Sep 2026 21:04 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau - Menjadi anggota Paskibraka bukan perkara berdiri tegap dan mampu berbaris dengan sempurna, tetapi harus melewati serangkaian seleksi yang menguji kemampuan dari berbagai sisi. Perjalanan tersebut turut dilalui Dwi Archiles Pane, siswa SMK Negeri 5 Kota Pontianak yang berhasil terpilih sebagai Paskibraka Provinsi Kalimantan Barat 2026.
Sebagai Paskibraka Provinsi Kalimantan Barat 2026, Archiles terlebih dahulu harus melewati seleksi berlapis di tingkat Kota Pontianak sebelum melangkah ke tingkat provinsi. Ketatnya proses tersebut membuat setiap peserta dituntut tidak hanya memiliki kemampuan fisik, tetapi juga kesiapan pengetahuan, kesehatan, dan kepribadian.
“Seleksi tingkat kota itu ada delapan tahapan, yang pertama administrasi, TWK, TIU, kesehatan, parade, PBB, samapta, sama kepribadian,” ujar Archiles dalam Obrolan Sore Ceria RRI Pro 2 Sanggau, Rabu, 9 September 2026.
Lolos dari tahapan tersebut menjadi pintu baginya untuk melanjutkan perjuangan ke seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Barat bersama tiga peserta lainnya dari Kota Pontianak. Seleksi provinsi berlangsung selama lima hari dengan rangkaian pengujian yang kembali menilai kemampuan peserta secara menyeluruh.
“Kalau di provinsi itu selama lima hari, ada TWK, pengetahuan umum, kesehatan, PBB, samapta, sama wawancara kepribadian,” ungkapnya.
Rangkaian seleksi tersebut menunjukkan bahwa kemampuan fisik hanyalah salah satu bagian dari persyaratan untuk menjadi Paskibraka. Ia juga harus mempersiapkan kondisi tubuh sebelum mengikuti seleksi dengan rutin melakukan push up dan berlari setiap hari agar mampu beradaptasi dengan tuntutan fisik selama proses seleksi dan pembinaan.
Selain kesiapan fisik, tantangan mental turut menjadi bagian yang harus dihadapi Archiles ketika memasuki masa pendidikan dan pelatihan. Ia sempat kaget karena pendidikannya seperti semi militer, tetapi setelah satu sampai dua hari mulai percaya diri dan berani untuk berbicara serta menyampaikan pendapat.
Meski belum sempat melanjutkan hingga tahap verifikasi nasional, Archiles tetap memaknai keberhasilannya menjadi Paskibraka Provinsi Kalimantan Barat sebagai sebuah pencapaian yang membanggakan. Ia berharap pengalamannya dapat menjadi gambaran bagi generasi muda yang ingin mengikuti seleksi Paskibraka agar mempersiapkan diri sejak jauh hari, baik secara fisik, mental, pengetahuan, maupun kedisiplinan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....