Peternak Unggas Sanggau Minta Pemerintah Bangun Sumur Bor Atasi Kekurangan Air
- 08 Sep 2026 16:45 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau - Musim kemarau tak hanya membuat suhu meningkat, tetapi juga mengancam ketersediaan air bagi peternak unggas di Kabupaten Sanggau. Kondisi tersebut mendorong peternak meminta pemerintah turun tangan menyediakan sumber air alternatif melalui pembangunan sumur bor.
Ketua Asosiasi Ternak Unggas Sanggau, Maun, mengatakan ketersediaan air menjadi salah satu kebutuhan utama dalam menjaga keberlangsungan usaha peternakan. Menurutnya, sebagian peternak mulai kesulitan mendapatkan air karena sumber air yang selama ini digunakan mengalami penurunan debit.
| Baca juga: Bulog Sanggau Pastikan Stok Beras Tetap Aman |
“Kami meminta pemerintah membuat sumur bor untuk membantu para peternak yang kekurangan sumber air," ungkap Maun dalam Dialog RRI Sanggau Menyapa, Selasa 8 September 2026.
Ia mengakui, kebutuhan air di peternakan cukup tinggi, terutama untuk memenuhi kebutuhan minum ayam serta menjaga kebersihan kandang. Jika ketersediaan air terbatas, kondisi tersebut dapat mengganggu pemeliharaan ternak dan meningkatkan risiko munculnya berbagai persoalan kesehatan.
Menurutnya, pembangunan sumur bor dapat menjadi solusi jangka panjang bagi peternak yang berada di wilayah dengan keterbatasan sumber air. Fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara bersama sehingga membantu meringankan beban peternak selama menghadapi musim kemarau.
"Sumber air seperti sumur bor sangat kami butuhkan sekarang, sebab tidak ada lagi sumber air seperti sungai saat kemarau ini," ujarnya.
Ia menambahkan, ketersediaan air juga menjadi semakin penting ketika kondisi cuaca panas berlangsung cukup lama. Ayam membutuhkan air yang cukup untuk membantu menjaga kondisi tubuh, sementara peternak juga memerlukan air untuk mendukung kebersihan lingkungan kandang.
Maun berharap pemerintah dapat memetakan wilayah peternakan yang paling membutuhkan bantuan sumber air. Dengan pemetaan tersebut, pembangunan sumur bor dapat diarahkan kepada lokasi yang mengalami kesulitan air paling serius.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....