Kabupaten Sanggau Masuk Masa Transisi Pemulihan Pasca Karhutla

  • 29 Sep 2026 21:27 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Status penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Sanggau kini mulai memasuki masa transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan pascabencana. Upaya pada masa pemulihan berfokus pada rehabilitasi wilayah terdampak serta pemulihan kondisi lingkungan dan sosial masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Apriati, Penelaah Teknik Kebijakan BPBD Kabupaten Sanggau dalam Obrolan Kentongan RRI PRO1 Sanggau, Selasa 29 September 2026. Menurutnya, masa transisi ini menjadi jembatan penting untuk mengalihkan fokus dari upaya pemadaman di lapangan ke langkah pemulihan ekosistem serta penguatan edukasi pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

"Karena memang kondisi kita Kabupaten Sanggau, terdapat dampak dari pada kebakaran hutan dan lahan dan kita bisa perhatikan dengan tingginya hotspot, selain itu juga tingginya penanganan kabut asap dan lahan dan tingginya dampak yakni kabut asap," ucapnya.

Selain itu, Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Sanggau menetapkan masa transisi darurat ke pemulihan setelah melalui pertimbangan dari dua kali penetapan status tanggap darurat bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Langkah strategis ini diambil untuk mengalihkan fokus penanganan pascabencana secara lebih optimal di seluruh wilayah tersebut.

"Jadi setelah mempertimbangan dua kali penetapan status tanggap darurat bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Saat ini Kabupaten Sanggau memasuki tahap transisi darurat ke pemulihan," jelasnya.

Apriati menerangkan, status transisi darurat ke pemulihan merupakan fase khusus ketika tingkat ancaman bencana karhutla sudah cenderung menurun secara drastis. Penurunan potensi risiko ini dimanfaatkan oleh pihak terkait untuk mengoptimalkan langkah pemulihan pascabencana serta penataan kembali wilayah terdampak agar kondisi dapat segera pulih.

"Status di mana ketika ancaman bencana yang terjadi cendrung menurun," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....