Hotspot Sanggau Melonjak Jadi 36 Titik setelah Hujan

  • 07 Sep 2026 20:51 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau – Jumlah titik panas atau hotspot di Kabupaten Sanggau kembali meningkat menjadi 36 titik, setelah sehari sebelumnya hanya terpantau dua titik. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sanggau, Didit Richardi, mengatakan data tersebut tercatat berdasarkan pemantauan BRIN-BMKG hingga pukul 23.59 WIB.

“Dapat kami sampaikan bahwa semenjak hujan hari Sabtu pagi subuh, itu jumlah titik panas Sabtu sampai pukul 23.59 hanya berjumlah dua titik hotspot. Dan hari Minggu tanggal 6 September pukul 23.59, itu meningkat lagi menjadi 36, datanya ada di BRIN-BMKG,” kata Didit di Kantor Bupati, Senin 7 September 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan potensi kebakaran masih perlu diwaspadai meskipun hujan sempat turun di wilayah Sanggau. Ia menilai peningkatan hotspot dapat kembali terjadi seiring masih berlangsungnya aktivitas pembukaan ladang di sejumlah kecamatan.

“Kami khawatirkan ini tidak akan melandai, ini akan terus meningkat seiring adanya data delapan kecamatan masih akan dilakukan pembukaan ladang,” ungkapnya.

Ia menyebut luas pembukaan ladang yang telah terverifikasi atau teridentifikasi namun belum melakukan pembakaran mencapai 407,5 hektare. Namun, luasan tersebut diperkirakan masih lebih besar karena aktivitas peladang pribadi belum seluruhnya masuk dalam pendataan petugas.

“Dengan jumlah luas yang dapat terverifikasi atau teridentifikasi 407,5 hektare. Berarti di luar itu kemungkinan lebih besar, karena yang data ini berada di bawah kendali PPL, petugas penyuluhan lapangan kita,” ucapnya.

Didit menambahkan, kondisi kering saat ini juga dipengaruhi fenomena El Nino yang masih memasuki puncaknya. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan jumlah hotspot apabila aktivitas pembukaan ladang tidak diantisipasi.

“Makanya ini pasti titik hotspot, apalagi ditambah fenomena El Nino ini baru puncaknya. Dan melandai nanti mulai Oktober sampai akhir tahun nanti, ini kemungkinan titik hotspot kita akan melonjak lagi,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....