Kena Asap dan Kekeringan, Ratusan Ternak Ayam di Sanggau Mati Mendadak

  • 04 Sep 2026 16:54 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Ratusan ternak ayam di Sungai Mawang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau dilaporkan mati mendadak. Diduga, ternak ayam itu mati karena menghirup asap dari kebakaran yang membakar lahan di sekitar kandang.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Disbunnak Sanggau, Ambius Anton mengatakan, ternak ayam yang mati sebanyak 251 ekor. Sedangkan total populasi di kandang itu sekitar 5.000 ekor.

“Berdasarkan hasil pantauan kita di lapangan, salah satu peternak kita yang besar terdampak karhutla ini, ada satu peternak kita di Sungai Mawang. Jumlah populasinya kurang lebih 5.000, dan jumlah kematian itu sekitar 251 ekor,” ungkap Ambius Anton, Jumat, 4 September 2026.

Ambius mengungkapkan, peternakan tersebut berada di dekat lokasi yang sebelumnya terdapat titik api. Selain dampak asap, persoalan ketersediaan air minum menjadi faktor yang turut mengganggu kondisi ternak.

“Dari pantauan di beberapa kecamatan juga, mulai dari yang paling ujung dari Toba sampai ke pusat kota, di Kapuas ini lumayan banyak juga hewan atau ternak ayam yang terdampak. Pertama asap itu sendiri, kemudian yang paling signifikan adalah ketersediaan air minumnya, sebagian besar peternak mengalami kekurangan debit air sampai ada yang kering,” jelasnya.

Ambius menyapaikan, Disbunnak Sanggau terus melakukan pendataan terhadap peternak yang terdampak karhutla dan kemarau. Data tersebut akan menjadi dasar pengusulan bantuan kepada pemerintah pusat, termasuk penyediaan sumber air bagi peternakan.

“Langkah konkret kita sedang mendata, lalu nanti kita usulkan ke kementerian terkait. Saya juga sudah melaporkan secara lisan kepada Pak Bupati agar segera dibuat usulan ke pemerintah pusat terkait dampak karhutla atau kemarau yang sifatnya rutin dan selalu berulang dari tahun ke tahun,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....