Kasus ISPA Tertinggi di Kedukul, Noyan Terendah

  • 02 Sep 2026 16:28 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID,Sanggau - Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Sanggau masih menjadi perhatian Dinas Kesehatan karena ditemukan perbedaan jumlah kasus di sejumlah wilayah kerja puskesmas. Berdasarkan pemantauan, Puskesmas Kedukul tercatat sebagai wilayah dengan kasus ISPA tergolong tertinggi, sedangkan kasus terendah berada di wilayah kerja Puskesmas Noyan.

“Untuk kasus ISPA, yang tergolong tinggi terdapat di wilayah kerja Puskesmas Kedukul, sementara yang paling rendah tercatat di wilayah Puskesmas Noyan,” ungkap Najori Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, dalam dialog Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Rabu 2 September 2026.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut mendorong Dinas Kesehatan untuk terus memperkuat pemantauan melalui puskesmas, terutama terhadap masyarakat yang mengalami gejala gangguan saluran pernapasan. Selain faktor perubahan cuaca, kondisi lingkungan seperti paparan asap, debu, serta kualitas udara juga perlu menjadi perhatian karena dapat meningkatkan risiko munculnya keluhan ISPA.

“Perubahan kondisi cuaca dan lingkungan dapat memengaruhi kesehatan saluran pernapasan, sehingga masyarakat perlu lebih waspada dan menjaga kondisi tubuh agar tidak mudah terserang penyakit,” katanya.

Najori menjelaskan, upaya pencegahan ISPA dapat dilakukan masyarakat dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga kebersihan rumah serta lingkungan, dan mengurangi paparan asap maupun debu. Penggunaan masker ketika berada di lingkungan berdebu atau berasap juga dapat menjadi salah satu langkah perlindungan, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan mengalami gangguan pernapasan.

“Kami terus mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, menghindari paparan asap dan debu, serta segera memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan atau gejala ISPA,” ujarnya.

Najori menegaskan, pemantauan kasus ISPA di setiap wilayah puskesmas akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pengendalian penyakit di Kabupaten Sanggau. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan segera memeriksakan diri ketika mengalami gejala, risiko komplikasi akibat gangguan saluran pernapasan diharapkan dapat ditekan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....