DPRD Sanggau Dorong Pembangunan Sumur Bor
- 18 Sep 2026 20:13 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau - Kemarau panjang selama dua bulan terakhir juga turut berdampak pada produktivitas peternak di Kabupaten Sanggau. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sanggau, Hendrykus Bambang mengatakan krisis air bersih bahkan menyebabkan kematian massal pada unggas dan membuat peternak menunda pengisian bibit baru.
Ia meminta pemerintah segera menyiapkan langkah mitigasi bagi sektor peternakan. “Sektor peternakan bagian penting dari menjaga ketersediaan pangan dan logistik kita. Persoalan kekeringan harus diatasi dengan cepat,” ujar Hendrykus Bambang di Sanggau pada Jumat, 18 September 2026.
Menurutnya, kondisi kekeringan membutuhkan intervensi pemerintah agar aktivitas peternakan tetap berjalan. Ia menilai ketersediaan air menjadi kebutuhan utama yang harus segera dipenuhi di wilayah peternakan terdampak.
“Saya sudah sampaikan ke Kepala Dinas supaya direncanakan pembuatan sumur bor. Sumur bor ini diperlukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air di kawasan peternakan,” katanya.
Ia mendorong pembangunan sumur bor dilakukan pada lokasi peternakan yang masuk wilayah rawan kekeringan. Usulan tersebut telah disampaikan kepada Dinas Perkebunan dan Peternakan Sanggau untuk masuk dalam perencanaan.
“Harus di titik-titik strategis dan prioritas seperti kawasan peternakan ini. Jangan sampai dibangun tapi malah tidak dimanfaatkan untuk hal yang penting,” tegasnya.
Ia berharap pembangunan sumur bor dapat menjadi salah satu langkah menghadapi dampak kemarau terhadap peternakan. Penentuan lokasi secara tepat dinilai penting agar fasilitas tersebut benar-benar mendukung kebutuhan air peternak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....