Distribusi Logistik Terdampak Kemarau, Harga Sembako di Sanggau Melonjak

  • 15 Sep 2026 21:04 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sanggau, Hendrykus Bambang menyampaikan kemarau yang menyebabkan debit Sungai Kapuas menurun mulai mengganggu distribusi logistik kebutuhan pokok di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut turut berdampak pada meningkatnya biaya angkutan dan harga barang.

“Sistem distribusi logistik kita itu kan untuk pemenuhan bahan pokok itu masih juga didominasi oleh transportasi air. Ini menyangkut kekeringan yang dihadapi kita, yaitu Sungai Kapuas, membuat transportasi air dari Tayan sampai ke hulu itu kan sudah tidak bisa lagi dilalui oleh transportasi air,” ujar Hendrykus Bambang di Sanggau pada Selasa, 15 September 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat distribusi logistik harus beralih melalui jalur darat. Namun, keterbatasan dan kelangkaan BBM turut menjadi kendala dalam distribusi melalui jalur tersebut.

“Dengan kondisi BBM yang sulit, langka, juga berakibat kepada kondisi distribusi lewat darat. Itu pasti,” katanya.

Ia menyebut transportasi sungai sebelumnya mampu mengangkut logistik dalam volume besar dengan biaya relatif murah. Namun, kondisi sungai yang surut kini membuat distribusi ke wilayah perhuluan menjadi lebih sulit.

“Ya itu memang efeknya luar biasa kepada pemenuhan-pemenuhan logistik, sembako terutama, alat angkut. Juga barang-barang luar pulau itu kan, wah, susah sekali, dan otomatis, ya harga pasti melonjak,” ucapnya.

Ia menilai, kondisi tersebut mempengaruhi kelancaran distribusi dan ketersediaan kebutuhan pokok di masyarakat. Kenaikan biaya angkutan juga berpotensi mendorong harga barang semakin tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....