Medan Berbukit Jadi Tantangan Penanganan Bencana Sanggau

  • 17 Sep 2026 08:39 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau – Kondisi geografis Kabupaten Sanggau yang memiliki wilayah perbukitan menjadi salah satu tantangan dalam upaya penanganan dan penanggulangan bencana. Kontur wilayah yang berbukit, akses menuju sejumlah lokasi yang tidak mudah, serta jarak antardaerah yang cukup jauh dapat memengaruhi proses evakuasi maupun distribusi bantuan saat terjadi bencana.

Kasi Rehabilitasi Pasca Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sanggau, Indra Jamiluddin, menyampaikan bahwa kondisi geografis menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam setiap penanganan bencana di wilayah Kabupaten Sanggau. Menurutnya, karakteristik medan yang berbeda di setiap wilayah membutuhkan kesiapan personel, sarana, serta strategi penanganan yang disesuaikan dengan kondisi lapangan.

“Medan berbukit menjadi tantangan karena akses menuju lokasi bencana tidak selalu mudah, sehingga penanganan membutuhkan waktu dan kesiapan yang lebih,” kata Indra Jamiluddin dalam Obrolan Kentongan RRI, Selasa 15 September 2026.

Ia menjelaskan, tantangan medan berbukit tidak hanya berdampak pada proses menuju lokasi bencana, tetapi juga pada tahapan rehabilitasi setelah bencana terjadi. Kondisi jalan, kemiringan wilayah, serta kemungkinan terjadinya longsor dapat menghambat mobilitas petugas dan pengangkutan material yang dibutuhkan untuk pemulihan.

“Dalam proses rehabilitasi, kondisi medan harus diperhitungkan agar penanganan dapat berjalan aman, efektif, dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak,” ungkapnya.

Indra menambahkan, koordinasi antara BPBD, pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai unsur terkait menjadi penting dalam menghadapi tantangan geografis tersebut. Kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan bencana juga perlu diperkuat agar dapat melakukan langkah awal ketika terjadi bencana sambil menunggu bantuan dari petugas.

Ia berharap penanganan bencana di Kabupaten Sanggau terus didukung dengan peningkatan akses dan sarana prasarana, khususnya menuju wilayah yang memiliki medan berbukit. Dengan perencanaan yang matang dan sinergi berbagai pihak, tantangan geografis diharapkan tidak menghambat upaya rehabilitasi serta pemulihan masyarakat setelah bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....