Belajar Sabar dan Memaafkan karena Allah

  • 10 Sep 2026 16:10 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Belajar sabar, memaafkan, dan menjaga hubungan dengan sesama karena Allah menjadi bagian penting dalam membentuk hati yang ikhlas dan penuh kasih. Sikap tersebut dapat memperkuat silaturahmi, menghindarkan diri dari dendam, serta menghadirkan ketenangan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Kepala KUA Kecamatan Tayan Hulu, Khoiruman Azka Romadhon, dalam Obrolan program Mutiara Pagi Islam di RRI Sanggau, Kamis 10 September 2026 mengatakan kesabaran perlu terus dilatih ketika menghadapi berbagai perbedaan, persoalan, maupun sikap orang lain. Menurutnya, kesabaran dapat membantu seseorang mengendalikan emosi sehingga tidak mudah mengambil keputusan atau mengucapkan perkataan yang dapat menyakiti sesama.

“Sabar dan memaafkan membantu seseorang mengendalikan diri agar persoalan tidak berkembang menjadi permusuhan,”ungkap Khoiruman.

Ia menjelaskan, memaafkan merupakan sikap yang penting dalam menjaga hubungan agar tidak rusak akibat kesalahan dan persoalan yang pernah terjadi. Dengan memberikan maaf, seseorang dapat belajar melepaskan rasa kecewa dan dendam sehingga hati menjadi lebih tenang serta hubungan dengan sesama dapat kembali terjaga.

Menurutnya, menjaga hubungan karena Allah berarti membangun silaturahmi dengan niat yang baik dan tidak semata-mata berdasarkan kepentingan pribadi. Sikap tersebut perlu diterapkan dengan saling menghargai, menjaga perkataan, serta tetap berbuat baik meskipun terdapat perbedaan atau persoalan dalam hubungan.

Ia menambahkan, menjaga silaturahmi membutuhkan kemauan untuk saling memahami dan mengesampingkan ego masing-masing. Hubungan yang dipelihara karena Allah diharapkan tidak mudah terputus hanya karena perbedaan pendapat, kesalahpahaman, maupun persoalan yang bersifat sementara.

“Belajar sabar dan memaafkan membantu menghindarkan hati dari dendam serta memperkuat kedamaian dan kasih sayang,”katanya.

Khoiruman berharap masyarakat untuk membiasakan diri bersabar, mudah memaafkan, dan terus menjaga hubungan baik dengan sesama karena Allah SWT. Dengan menjaga silaturahmi dan membersihkan hati dari dendam, kehidupan diharapkan menjadi lebih tenang, harmonis, dan penuh keberkahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....