Menjaga Alam Jadi Amanah untuk Generasi Mendatang

  • 08 Sep 2026 16:53 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi. Di tengah perkembangan zaman dan meningkatnya berbagai persoalan lingkungan, kepedulian terhadap kebersihan serta kelestarian alam perlu ditanamkan sejak sekarang agar generasi mendatang dapat menikmati kehidupan yang sehat, aman, dan nyaman.

Kepala Kantor Urusan Agama(KUA) Kecamatan Balai, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, Sri Kartika, mengajak masyarakat untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, menjaga alam bukan hanya persoalan sosial, tetapi juga bentuk tanggung jawab manusia kepada Allah SWT.

"Islam mengajarkan kita untuk menjaga keseimbangan kehidupan dan tidak membuat kerusakan di muka bumi, karena itu, menjaga lingkungan hari ini pada hakikatnya adalah bentuk ikhtiar kita untuk menyelamatkan kehidupan generasi yang akan datang," kata Sri Kartika dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau, Selasa 8 September 2026.

Ia menjelaskan, lingkungan yang terjaga memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia, mulai dari tersedianya udara bersih, air yang sehat, lingkungan yang nyaman, hingga terpeliharanya sumber daya alam untuk kebutuhan generasi berikutnya. Sebaliknya, kebiasaan membuang sampah sembarangan, menggunakan sumber daya secara berlebihan, serta merusak alam dapat menimbulkan dampak panjang yang akan dirasakan anak cucu.

Sri Kartika memaknai menjaga lingkungan sebagai bagian dari amanah manusia sebagai khalifah di bumi. Menurutnya, manusia tidak hanya memiliki kewajiban untuk memanfaatkan alam, tetapi juga menjaga dan merawatnya agar tetap memberikan manfaat bagi seluruh makhluk hidup. Sikap tersebut sejalan dengan ajaran Islam yang mendorong umatnya untuk tidak berlebihan dan menghindari perbuatan yang menimbulkan kerusakan.

Ia mengatakan, menyelamatkan generasi tidak harus dimulai dari tindakan besar. Masyarakat dapat memulainya dari kebiasaan sederhana, seperti membuang dan memilah sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menghemat air dan listrik, menanam pohon, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengajarkan anak-anak untuk mencintai alam sejak dini.

"Kalau kita ingin menyelamatkan generasi esok, maka perubahan harus dimulai dari diri kita hari ini, ajarkan anak-anak untuk tidak merusak lingkungan, biasakan hidup bersih dan hemat, serta tanamkan bahwa merawat alam merupakan bagian dari rasa syukur dan tanggung jawab kita kepada Allah SWT," jelasnya.

Sri Kartika berharap kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi gerakan bersama di tengah masyarakat. Menurutnya, menjaga alam dengan kesadaran dan keikhlasan merupakan bentuk amal yang manfaatnya dapat dirasakan banyak orang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....