Lebih dari Sekadar Menahan Lapar, Ramadan Jadi Momen Melatih Sabar dan Puasa Batin
- 12 Mar 2026 06:44 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Di balik kewajiban meninggalkan makan, minum, dan kesenangan duniawi lainnya, Ramadan membawa misi besar untuk melatih kesabaran umat manusia. KH. Moh. Khoiron, LC. dalam siaran RRI Sampang pada Kamis, 12 Maret 2026 mengungkapkan bahwa puasa adalah latihan sabar dalam menghadapi segala situasi kehidupan, termasuk sabar dalam kondisi serba terbatas.
“Dengan menahan diri dari hal-hal yang biasanya diperbolehkan, seorang hamba belajar untuk menundukkan hawa nafsu dan patuh sepenuhnya pada wahyu Allah SWT yang dibawa oleh Rasulullah SAW,” ungkapnya.
Kiai Khoiron juga mengajak pendengar untuk merasakan kehadiran Allah di setiap waktu, tidak hanya menunggu hari kiamat tiba. Dirinya menekankan bahwa orang yang sudah merasakan kelezatan ibadah akan merasa selalu bersama Allah di mana pun mereka berada. Hal ini sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas diri atau "naik level" secara spiritual, di mana keimanan tidak lagi bersifat pasif, melainkan menjadi energi aktif dalam berinteraksi dengan sesama manusia dan Sang Pencipta.
Di akhir pesannya, ia menghimbau agar umat Muslim tidak hanya berpuasa secara lahiriah, tetapi juga secara batiniah. Puasa batin berarti menjaga hati dari keinginan-keinginan hina yang dapat merendahkan martabat seorang hamba di mata Allah. Dengan saling menasihati dalam kebaikan dan menjaga tali persaudaraan, diharapkan Ramadan tahun ini benar-benar menjadi proses pembersihan jiwa yang sempurna bagi seluruh umat.