Ramadan Sebagai Momentum Hijrah Spiritual

  • 08 Mar 2026 18:48 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Torjun, Maziyatul Lailiyah, menekankan bahwa bulan suci Ramadan 1447 H merupakan momentum emas bagi umat Muslim untuk melakukan hijrah spiritual. Dalam program "Semanis Kurma" di RRI Pro 1 Sampang, Minggu 8 Maret 2026, ia menjelaskan bahwa makna hijrah dalam konteks kekinian bukan lagi berpindah tempat secara fisik, melainkan transformasi perilaku dari kemaksiatan menuju ketaatan.

"Ramadan sebagai titik balik memperbaiki diri demi meraih derajat ketakwaan yang hakiki," jelasnya.

Dalam paparannya, ia merinci empat dimensi hijrah yang harus diperjuangkan selama bulan puasa, yakni hijrah hati, ibadah, akhlak, dan gaya hidup. Hijrah hati difokuskan pada pembersihan diri dari penyakit hati seperti sombong dan dengki, sementara hijrah ibadah menekankan peningkatan kualitas serta kuantitas amalan, termasuk konsistensi dalam melaksanakan salat sunah dan tadarus Al-Qur'an.

"Momentum ini dinilai sangat tepat karena Allah SWT menjanjikan pelipatgandaan pahala serta ampunan yang luas bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh ingin berubah," tutupnya, mengakhiri.

Maziyatul juga mengingatkan agar semangat perubahan ini tidak hanya menggebu di awal Ramadan, tetapi harus dijaga hingga akhir dan berlanjut ke bulan-bulan berikutnya. Menurutnya, kunci dari keberhasilan hijrah adalah niat yang kuat dan keistiqomahan (konsistensi) dalam beramal.

Ia menekankan bahwa Allah sangat mencintai amalan yang dilakukan secara rutin meskipun jumlahnya sedikit, seperti menjaga salat malam atau sedekah harian, sebagai bukti nyata bahwa seseorang telah berhasil berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik.

Rekomendasi Berita