Bulan Rajab: Momentum Istimewa Menuju Keberkahan Ramadan

  • 15 Jan 2026 06:09 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Bulan Rajab merupakan bulan ketujuh dalam kalender Hijriyah yang memiliki kedudukan sangat istimewa dalam Islam sebagai salah satu dari empat bulan haram. Berdasarkan Surah At-Taubah ayat 36, bulan ini dimuliakan karena Allah SWT melarang peperangan dan segala bentuk kezaliman di dalamnya.

Roudhotul Jannah, Penyuluh Agama Islam KUA Kec. Karang Penang menjelaskan pada hari, Kamis, 15 Januari 2026 bahwa sebagai bulan yang penuh keberkahan, umat Islam seyogianya memanfaatkan momentum ini untuk memaksimalkan ibadah dan meningkatkan ketakwaan sebagai sarana latihan sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Keistimewaan bulan ini semakin nyata dengan terjadinya berbagai peristiwa besar dalam sejarah Islam, yang paling utama adalah perjalanan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW pada 27 Rajab.

“Melalui peristiwa luar biasa dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga ke langit ketujuh ini, Rasulullah menerima perintah shalat lima waktu yang menjadi tiang agama bagi umat Islam,” ujarnya.

Selain itu, Rajab juga mencatat sejarah penting seperti kelahiran Imam Ali bin Abi Thalib pada 13 Rajab dan kemenangan Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi dalam membebaskan Baitul Maqdis. Selain nilai sejarahnya, ia lebih lanjut menjelaskan bahwa bulan Rajab menjadi waktu yang sangat mustajab untuk memanjatkan doa, khususnya pada malam pertama bulan Rajab sebagaimana pesan Imam Syafi'i.

“Segala amal saleh yang dikerjakan pada bulan ini akan mendapatkan pahala yang dilipatgandakan oleh Allah SWT,” katanya.

Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak zikir, istighfar, dan menjaga diri dari perbuatan maksiat, mengingat dosa yang dilakukan pada bulan mulia ini juga akan mendapatkan balasan yang lebih berat. Sebagai langkah praktis dalam mengisi bulan ini, para ulama menganjurkan amalan-amalan sunnah seperti puasa Rajab, sedekah, dan memperbanyak shalat sunnah seperti Tahajud dan Duha.

Rasulullah SAW sendiri mengajarkan doa khusus saat memasuki bulan ini: "Allahumma barik lana fi rajaba wa sha'bana wa ballighna ramadhan." Dengan memperbanyak sedekah, umat Islam dijanjikan kemuliaan berupa istana di surga Firdaus dan dijauhkan dari api neraka, sehingga bulan ini benar-benar menjadi kesempatan emas untuk meraih ampunan dan rahmat-Nya.

Rekomendasi Berita