Wakil Ketua DPRK Sabang Ajak Warga Maksimalkan Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan

  • 11 Mar 2026 16:39 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang- Pelaksanaan iktikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadan di Masjid Agung Babussalam Sabang menjadi salah satu upaya memakmurkan masjid sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT menjelang berakhirnya bulan suci Ramadan 1447 H. Kegiatan yang difasilitasi pengurus masjid bersama DPD BKPRMI Sabang itu juga mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk unsur legislatift.

Wakil Ketua DPRK Sabang Albina Arrahman berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk lebih mengintensifkan ibadah menjelang berakhirnya bulan suci Ramadan. Dirinya menilai, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memaksimalkan ibadah menjelang berakhirnya bulan suci Ramadan.

Albina mengatakan, sepuluh malam terakhir Ramadan merupakan waktu yang tepat bagi umat Muslim untuk memperbanyak amalan ibadah. Pasalnya, selama bulan Ramadan sebagian masyarakat masih disibukkan dengan berbagai aktivitas sehari-hari, seperti pekerjaan kantor, berdagang maupun kegiatan usaha lainnya.

“Harapan kita, iktikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadan ini menjadi sarana bagi warga Sabang untuk lebih mengintensifkan ibadah. Selama Ramadan mungkin kita disibukkan dengan berbagai aktivitas, sehingga di sepuluh malam terakhir ini menjadi waktu yang tepat untuk lebih fokus beribadah,” ujar Albina saat dimintai tanggapan, Rabu 11 Maret 2026.

Ia menjelaskan, dengan melaksanakan iktikaf atau berdiam diri di masjid, masyarakat dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur’an, berzikir, mengikuti ceramah agama, hingga melaksanakan salat tarawih dan qiyamullail secara lebih khusyuk.

Menurutnya, bagi sebagian orang yang belum maksimal dalam membaca Al-Qur’an selama Ramadan, momentum iktikaf juga dapat dimanfaatkan untuk mengejar target khatam Al-Qur’an sebelum Ramadan berakhir.

“Dengan berdiam diri di masjid dan beritikaf, kita bisa lebih maksimal beribadah. Membaca Al-Qur’an yang mungkin belum maksimal bisa kita kejar, berzikir lebih banyak, mendengarkan ceramah, serta melaksanakan salat malam dengan lebih baik,” katanya.

Politisi PKS ini berharap, melalui kegiatan tersebut masyarakat dapat meraih keberkahan sepuluh malam terakhir Ramadan, termasuk kesempatan memperoleh kemuliaan malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan.

ia juga menilai ibadah yang dijalankan selama Ramadan diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih beriman dan bertakwa, serta melahirkan masyarakat yang memiliki akhlak mulia dalam kehidupan kehidupan bermasyarakat.

“Harapan akhirnya tentu kita bisa meraih pahala, meraih malam Lailatul Qadar, serta menjadi insan yang bertakwa dan berakhlak mulia. Sehingga setelah Ramadan kita juga bisa menjadi warga yang baik di tengah masyarakat,” ucap Albina yang juga menjabat sebagai Ketua umum DPD BKPRMI Sabang.

Rekomendasi Berita