Gunung Merapi Erupsi Mengalami Guguran Lava Puluhan Kali

  • 22 Jul 2024 10:22 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Sejak Minggu malam hingga Senin pagi Gunung Merapi mengalami erupsi. Hali ini disampaikan Kepala Badai Penyelidikan dan Pengembangan Teknonologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Agus Budi Santoso.

"Jadi memang erupsi Gunung Merapi sangat panjang. Karakternya itu ada guguran lava dengan 50 kali per hari," kata Agus dalam perbincangan bersama Pro3 RRI, Kamis (22/7/2024).

Bahkan, kata dia, terkadang Gunung Merapi mengeluarkan awan panas yang menyebar dan tidak ke satu arah serta tidak terlalu jauh. Kondisi ini, tidak terlalu membahayakan masyarakat.

"Guguran ini di sekitar Merapi saja dan tidak kemana-mana. Tetapi masyarakat harus waspada," ujarnya.

Menurut Agus, saat ini masyarakat masih beraktivitas seperti biasa. Hal itu karena sudah menjadi kebiasaan Gunung Merapi sehingga masyarakat telah mengetahui perilaku Gunung Merapi.

"Masyarakat sudah hafal dengan kondisi ini," ucapnya. Agus tidak mengetahui sampai kapan Gunung Merapi tidak mengalami erupsi lagi.

Meski demikian, masyarakat tidak terganggung aktivitasnya. "Itu karena jarak erupsinya tidak jauh. Selama ini kurang dari 2 km, sementara penduduknya jauh sekitar 9 km di Barat Daya," katanya.

Lebih lanjut, Agus menilai erupsi Gunung Merapi ini menjadi atraksi yang menarik bagi wisatawan. Dengan melihat fenomena alam yang luar biasa ini.

"Bagi masyarakat setempat juga menjadi hiburan. Ini menandakan Merapi ini aktif," ujarnya.

BPPTKG, kata Agus, terus memantau perekembangan dari Gunung Merapi, hal itu untuk mengetahui fluktuasi dari erupsi Gunung Merapi tersebut. "Dari pemantauan ini kita melihat sistem vulkanik Gunung Merapi ini relatif terbuka," kata Agus.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....