Mengenal Namu Balai Kota, Ruang Publik untuk Warga Jakarta

  • 07 Okt 2026 11:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Namu Balai Kota menjadi ruang publik untuk edukasi, rekreasi, komunitas, dan pelayanan masyarakat.
  • Program ini diuji coba pada 3 Oktober 2026 dan selanjutnya dibuka rutin setiap dua minggu sekali pada hari Sabtu.
  • Warga dapat mengikuti tur Balai Kota, kegiatan jurnalistik anak, pemutaran film, hingga mengakses sejumlah layanan publik.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghadirkan Namu Balai Kota sebagai ruang publik untuk edukasi, rekreasi, dan pelayanan masyarakat. Program ini membuka kesempatan bagi warga untuk mengenal lebih dekat lingkungan serta aktivitas pemerintahan di Balai Kota Jakarta.

Gagasan Namu Balai Kota diinisiasi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk membuat Balai Kota lebih terbuka bagi masyarakat. Anak-anak, pelajar, komunitas, hingga warga umum dapat memanfaatkan berbagai kegiatan yang tersedia.

Melansir laman resmi Pempov DKI Jakarta, uji coba Namu Balai Kota telah digelar pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Sekitar 300 warga mengikuti pelaksanaan perdana tersebut.

Setelah uji coba, Namu Balai Kota akan dibuka secara rutin setiap dua minggu sekali pada hari Sabtu. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 17.30 WIB.

Melalui Namu Balai Kota, masyarakat dapat mengikuti Paket Tur Balai Kota untuk melihat sejumlah bagian di kompleks pemerintahan tersebut. Tur ini dipandu oleh Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DKI Jakarta.

Program tersebut juga menghadirkan Jakarta Cinema Experience atau Nonton Pilem. Ada pula Kids on Air atau Reporter Cilik yang memberikan edukasi jurnalistik bagi anak-anak.

Selain kegiatan edukasi, Namu Balai Kota menyediakan Community Playground bagi komunitas. Pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan musik serta bazar kuliner.

Namu Balai Kota turut menghadirkan Mini Mall Pelayanan Publik. Sejumlah layanan yang tersedia antara lain perpanjangan paspor, SIM Keliling, Samsat Keliling, dan administrasi kependudukan.

Sejumlah kegiatan utama di Namu Balai Kota memerlukan pendaftaran terlebih dahulu. Masyarakat dapat mendaftar secara mandiri melalui laman Smart City Jakarta dan aplikasi JAKI.

Reservasi berlaku untuk mengikuti Paket Tur Balai Kota, Nonton Pilem, dan Reporter Cilik. Setelah pendaftaran berhasil, pengunjung akan menerima konfirmasi melalui email beserta pengingat jadwal kunjungan.

Sementara itu, pengunjung yang tidak melakukan pendaftaran tetap dapat menikmati sejumlah fasilitas. Di antaranya layanan Mini Mall Pelayanan Publik, Community Playground, pertunjukan musik, dan bazar kuliner.

Kehadiran Namu Balai Kota menjadi salah satu upaya membuka ruang interaksi antara masyarakat dan pemerintah daerah. Balai Kota tidak hanya menjadi pusat aktivitas pemerintahan, tetapi juga ruang bagi warga untuk belajar, berkegiatan, dan mendapatkan layanan publik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....