Pemkab Bekasi Upayakan Peningkatan Predikat Kabupaten Layak Anak

  • 06 Okt 2026 21:41 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi terus mengupayakan peningkatan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) bagi Kabupaten Bekasi.
  • Dari Predikat Madya menjadi Predikat Nindya.

RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi terus mengupayakan peningkatan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) bagi Kabupaten Bekasi. Dari Predikat Madya menjadi Predikat Nindya.

Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin mengatakan, untuk meningkatkan predikat dibutuhkan kolaborasi dan harmonisasi. Yakni antara perangkat daerah yang ada di Kabupaten Bekasi.

Namun demikian, ia berharap peningkatan predikat harus dibarengi upaya menghadirkan manfaat nyata bagi anak. Melalui program dan fasilitas yang tersedia di daerah, meski pelaksanaannya masih menghadapi keterbatasan anggaran maupun sumber daya.

"Kita serba memiliki keterbatasan, tetapi saya tetap optimistis kalau kita mau kompak dan mau bekerja sama,. Insyaallah Bekasi yang hari ini mendapatkan predikat Madya bisa naik menjadi Nindya,” katanya, dalam Rapat Koordinasi Akhir Gugus Tugas KLA Tahun 2026 di Kantor Bupati, Selasa, 6 Oktober 2026.

Endin juga meminta seluruh perangkat daerah membantu pemenuhan data dan indikator yang dibutuhkan dalam proses peningkatan predikat KLA Termasuk memastikan data tahun 2024, 2025, dan capaian tahun 2026 tersedia serta terdokumentasi dengan baik.

“Tidak sulit sebetulnya kalau mau kita kerjakan. Yang penting ada keseriusan dan semangat untuk memenuhi data yang dibutuhkan,” katanya.

Pemkab Bekasi juga menekankan pentingnya peran Kecamatan dan Desa atau kelurahan dalam peningkatan peringkat KLA. Mengingat terdapat indikator Kecamatan Layak Anak (Kelana) dan Desa/Kelurahan Layak Anak (DKLA) yang turut mendukung pencapaian KLA Kabupaten Bekasi.

“Karena kita punya Kelana dan DKLA, jadi dukungan dari kecamatan dan desa sangat penting. Terutama untuk kesiapan kita pada saat verifikasi akhir nanti,” kata Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi Titin Fatimah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....