Ledakan Ruko di Pakuwon City, 20 Ruko dan 12 Kendaraan Rusak

  • 06 Okt 2026 10:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Surabaya - Ledakan terjadi di salah satu ruko di kawasan Perumahan San Antonio, Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Selasa 6 Oktober 2026 pagi. Lima orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut.

Kelima korban disebut merupakan karyawan. Mereka telah dievakuasi dan dibawa ke RS Haji Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis.

Petugas gabungan langsung melakukan penanganan di lokasi. Tim Gegana Brimob dan Inafis melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui sumber dan penyebab ledakan.

Polisi juga telah memasang police line dengan radius sekitar 20 meter dari ruko yang diduga menjadi sumber ledakan. Sterilisasi lokasi masih berlangsung.

Selain menimbulkan korban luka, ledakan tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan. Data sementara menunjukkan sekitar 20 ruko mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat.

Kerusakan juga dilaporkan terjadi pada sejumlah kendaraan. Sedikitnya 4 mobil, 1 truk, dan 7 sepeda motor terdampak akibat ledakan.

Namun, data jumlah bangunan dan kendaraan yang rusak masih bersifat sementara. Petugas masih melakukan sterilisasi dan pendataan di lokasi.

Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan petugas terkait penyebab ledakan.

"Masih dalam penyelidikan. Saya belum dapat update-nya," kata Sutandi.

Saat ditanya mengenai dugaan penyebab ledakan, Sutandi menyebut kemungkinan berkaitan dengan LPG. Namun, dia menegaskan hal tersebut masih sebatas dugaan awal. "Masih dugaan (LPG)," ujarnya.

Sutandi juga menjelaskan ruko yang mengalami kejadian tersebut saat ini sudah menjadi milik pribadi. Sehingga tidak lagi berada dalam pengelolaan Pakuwon Group.

Hingga kini, Tim Gegana Brimob dan Inafis masih melakukan olah TKP. Adapun penyebab pasti ledakan dan keseluruhan dampak kerusakan masih menunggu hasil pemeriksaan petugas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....