Komunitas Apresiasi Layanan KRL Modern saat Hari Kemerdekaan
- 18 Agt 2026 01:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Komunitas perkeretaapian mengapresiasi kemajuan pesat pada tata kelola sarana Kereta Rel Listrik harian.
- PT Kereta Commuter Indonesia mengoperasikan 1.065 perjalanan armada guna mendukung kelancaran pesta rakyat.
- Manajemen operator menambah penebalan personel di stasiun transit demi mengantisipasi lonjakan penumpang.
RRI.CO.ID, Jakarta - Komunitas pemerhati perkeretaapian mengapresiasi kemajuan pesat sistem layanan Kereta Rel Listrik (KRL) yang semakin modern. Transformasi tata kelola angkutan umum massal tersebut dinilai sukses mendukung efisiensi mobilisasi harian warga Jabodetabek.
"Sudah, Pak. Sangat merdeka. Karena karena udah sangat maju banget ya, Pak ya, sekarang. Beda dengan negara lain juga, kalau negara Indonesia kan udah udah lumayan berkembang banget kan KRL-nya," kata Bahtiar Dwi Asangka, Perwakilan Komunitas Edan Sepur Indonesia Wilayah 1 Jakarta, di Stasiun BNI City Jakarta pada Senin, 17 Agustus 2026.
President Director KAI Commuter Mochamad Purnomosidi menyatakan komitmen operator dalam mempermudah aksesibilitas masyarakat saat perayaan kemerdekaan. Langkah taktis berupa penyediaan tarif murah sangat membantu memperluas jangkauan sarana angkutan umum nasional.
"Dan kami dari pengelola angkutan juga diminta untuk berpartisipasi mempermudah akses menuju ke tempat acara. Salah satunya dengan tadi, tarif yang promo dan lain sebagainya," ujar Purnomosidi.
Corporate Secretary Vice President KAI Commuter Karina Amanda menjelaskan perihal pengoperasian 1.065 perjalanan harian kereta rel listrik. Keberadaan ribuan frekuensi perjalanan harian tersebut diharapkan mampu menjamin seluruh pergerakan masyarakat Jabodetabek lancar.
"Harapannya dengan kita menjalankan dan mengoperasikan hari ini 1.065 perjalanan, jadi sesuai dengan perjalanan di hari kerja, ini diharapkan menjadi alternatif bagi masyarakat untuk yang akan bermobilisasi menikmati pesta rakyat yang diselenggarakan di beberapa titik di wilayah Jabodetabek dengan tarif yang promo, tarif yang 'affordable' bagi masyarakat," kata Karina Amanda.
Bahtiar menyuarakan masukan komunitas mengenai pentingnya perbaikan kualitas pelayanan dan penambahan unit kereta baru. Kelangkaan jumlah armada kereta siap pakai telah menyebabkan tingkat keterisian peron stasiun menjadi sangat padat.
"Ya karena sekarang terlihat kan armada itu kurang, Pak. Sekarang udah kurang karena udah banyak dipensiunkan. Iya, betul," kata Bahtiar.
Purnomosidi menegaskan bahwa manajemen terus merespons keluhan publik guna meningkatkan kualitas pelayanan transportasi massal. Peningkatan angka keterangkutan penumpang secara konsisten menjadi indikator utama pemulihan minat bepergian masyarakat kota.
"Sebelum Covid sebenarnya udah naik, tapi Covid turun, nah sekarang udah mulai nih, mulai 'grow up' sampai ke 1,1 juta (penumpang-red). Ya kami tetap akan berupaya bagaimana bisa melayani semaksimal mungkin, dan kami tidak tidak diam, tidak cuma mendengarkan apa yang dikeluhkan oleh masyarakat," ujar Purnomosidi.
Karina memaparkan adanya koordinasi intensif melalui penambahan personel pelayanan penumpang pada berbagai area stasiun transit. Penebalan jumlah petugas disiagakan khusus mengantisipasi potensi lonjakan penumpang di beberapa lokasi stasiun saat Pesta Rakyat malam ini.
"Kami juga menambah personel yang membantu layanan penumpang di stasiun-stasiun yang padat," ucap Vice President Karina.
Kepedulian komunitas dalam mengedukasi keselamatan lalu lintas turut meningkatkan kesadaran para pengguna jalan kendaraan. Kerja sama tersebut penting dilakukan guna mendisiplinkan para pengendara saat melewati perlintasan rel kereta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....