Generasi Muda Buddhis Jawa Tengah Perkuat Karakter lewat Dhamma Camp
- 05 Okt 2026 00:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Lebih dari 500 pemuda dan pemudi kader PATRIA se-Jawa Tengah mengikuti Dhamma Camp Sekoteng 2026 di Kledung Park, Temanggung, pada 2–4 Oktober 2026.
- Mengusung tema “Grow in Dhamma”, kegiatan difokuskan pada penguatan karakter, kepemimpinan, kebersamaan, dan penerapan nilai-nilai Dhamma dalam kehidupan sehari-hari.
- Dhamma Camp menjadi ruang memperkuat relasi dan kekeluargaan generasi muda Buddhis sekaligus belajar bekerja sama di tengah keberagaman.
RRI.CO.ID, Jakarta - Lebih dari 500 pemuda dan pemudi kader Persaudaraan Pemuda Buddhis Indonesia (PATRIA) se-Jawa Tengah mengikuti Dhamma Camp Sekoteng 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Kledung Park, Kabupaten Temanggung, pada 2-4 Oktober 2026.
Mengusung tema "Grow in Dhamma", kegiatan tersebut menjadi ruang pembinaan generasi muda Buddhis melalui penguatan karakter, kepemimpinan, kebersamaan, dan nilai-nilai Dhamma.
Selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari meditasi, diskusi Dhamma, penguatan wawasan kebangsaan, kepemimpinan, hingga team building. Peserta berasal dari berbagai daerah serta lintas majelis dan aliran Buddhis di Jawa Tengah.
Ketua Umum DPP PATRIA Ir. Michael Kirana Sutiono, S.T, mengatakan Dhamma Camp tidak sekadar menjadi ajang pertemuan generasi muda Buddhis. Namun, juga menjadi ruang pembelajaran dan pembentukan karakter.
"Dhamma Camp Sekoteng 2026 menjadi ruang bagi generasi muda untuk bertumbuh bersama, membangun karakter, serta menanamkan kebajikan dalam setiap langkah," ujarnya.
Menurut Michael, pengalaman selama kegiatan diharapkan dapat diterapkan peserta dalam kehidupan sehari-hari. Baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
"Semoga peserta semakin memahami makna Dhamma, memiliki hati yang penuh kasih dan kebijaksanaan. Serta, mampu membawa nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari," katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Ketua DPC PATRIA Kabupaten Temanggung, Woko Anton Santoso, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk membangun karakter, kepemimpinan, kepedulian, dan semangat generasi muda untuk berkontribusi di tengah masyarakat.
"Grow in Dhamma menjadi tema utama yang dibawa dalam Dhamma Camp Sekoteng 2026," ucapnya.
Perkuat Kebersamaan dalam Keberagaman
Selain pembinaan karakter, Dhamma Camp menjadi ruang perjumpaan bagi generasi muda Buddhis dari berbagai daerah dan latar belakang. Melalui kegiatan kelompok dan kebersamaan, peserta berkesempatan saling mengenal, bertukar pengalaman, serta belajar bekerja sama di tengah keberagaman majelis dan daerah asal.
Dhamma Camp Sekoteng 2026 terlaksana melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Semarang dan Kabupaten Temanggung. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari pembina umat Buddha dan tokoh masyarakat.
Bupati Temanggung Agus Setyawan, S.E., yang membuka kegiatan, menekankan pentingnya semangat inklusivitas dalam kehidupan bermasyarakat.
"Perbedaan majelis maupun daerah bukanlah batas untuk berjalan bersama. Justru melalui keberagaman, kita dapat saling mengenal, belajar, dan bertumbuh bersama," kata Bupati.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pembimas Buddha Kemenag RI Provinsi Jawa Tengah Karbono, S.Ag, M.Pd.B, Ketua DPD PATRIA Jawa Tengah Budhy Krisdiyantoro, Camat Kledung Sumarlinah, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pembina umat Buddha.
Bagi peserta, Dhamma Camp menjadi pengalaman untuk membangun relasi, memperkuat kekeluargaan. Sekaligus, belajar menerapkan nilai kebersamaan dan kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pesan "Growing Together, Living the Dhamma. One Spirit, One Dhamma." Pesan tersebut menjadi penegasan semangat peserta untuk terus bertumbuh bersama dan membawa nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....