Akhir Tahun, Banten Rampungkan Penataan Kepala Sekolah

  • 30 Sep 2026 23:51 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah Provinsi Banten memproyeksikan penataan seluruh jabatan kepala sekolah (kepsek) yang kosong diwilayahnya
  • Targetnya dapat diselesaikan pada Desember 2026

RRI.CO.ID, Tangerang - Pemerintah Provinsi Banten memproyeksikan penataan seluruh jabatan kepala sekolah (kepsek) yang kosong diwilayahnya. Targetnya dapat diselesaikan pada Desember 2026.

Sebelum mengisi posisi yang kosong, Pemprov Banten akan terlebih dahulu menggelar proses rotasi bagi para kepsek yang sudah lama menjabat. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Jamaluddin mengatakan proses pengisian kepsek saat ini masih disiapkan bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Mekanisme tersebut juga masih dikoordinasikan dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). ”Ya, saat ini sedang diproses ya oleh BKD ya,” ujarnya, Rabu 30 Septenber 2026.

Ia menjelaskan gelombang pensiun menjadi faktor utama pemicu kekosongan tersebut. Dengan estimasi mencapai hampir 60 posisi hingga akhir tahun. Kondisi ini juga terjadi di daerah lain di Indonesia.

”Kalau menurut saya kekosongan itu kan pertama ya karena ada yang pensiun ya. Karena adanya yang pensiun sehingga terjadi kekosongan. Nah, di Provinsi Banten itu banyak yang pensiun, hampir kurang lebih sekarang ini di atas 50 hampir 60 ya kalau sampai Desember nanti,” ucapnya.

Rangkaian penataan diawali dengan rotasi jabatan yang ditargetkan selesai pada Oktober 2026. ”Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan kita segera lakukan, dan mungkin rolling dulu ya. Rolling dulu yang kekosongan dan lain sebagainya,” kata dia.

Setelah rotasi, pengisian sisa formasi akan dibuka melalui tahapan promosi yang mencakup seleksi administrasi, uji kompetensi (Computer Assisted Test/CAT), hingga wawancara. ”Sekarang administrasi sudah, terus nanti CAT, lalu yang terakhir wawancara ya,” ujar Jamaluddin.

Jamaluddin menargetkan proses pengisian melalui promosi dapat diselesaikan pada Desember. Dengan demikian, kekosongan kepsek yang ada diharapkan sudah dapat terisi secara bertahap hingga akhir tahun. ”Ya maksimal kalau untuk yang rolling di Oktober (beres, Red) dan kalau untuk yang promosi ya Desember mudah-mudahan selesailah,” ujarnya.

Saat ditanya terkait penempatan yang harus sesuai domisili sebagaimana yang disampaikan Sekda Banten? Jamaluddin mengatakan jika saat ini mekanismenya masih fleksibel.

Ia mengaku penempatan kepsek hasil rotasi maupun pengisian jabatan baru akan disesuaikan dengan kebutuhan. Menurutnya, dalam rotasi yang dilakukan nantinya, kepsek dari satu wilayah dapat ditempatkan terlebih dahulu di sekolah yang lokasinya relatif berdekatan.

”Fleksibel, karena mungkin nanti bisa juga ada yang dekat atau jauh. Karena yang sekarang kan yang rotasi mutasi dari luar masuk ke yang dekat-dekat dulu,” jelasnya.

Jamaluddin menambahkan, untuk pengisian di sekolah lain yang masih mengalami kekosongan, pihaknya masih akan melihat mekanisme penempatan yang paling sesuai, termasuk kemungkinan menggunakan pendekatan zonasi. ”Ya nanti kita lihat, apakah akan melalui zonasi atau apa, nanti kita lihat nanti,” kata dia.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Aprindhi Hartawan mengatakan penataan Kepsek akan diawali dengan rotasi terhadap kepsek yang saat ini penempatannya tidak sesuai dengan domisili. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menyesuaikan penempatan kepsek agar lebih dekat dengan tempat tinggalnya.

”Kita kan mutasi dulu, kepsek-kepsek yang sekarang si kepseknya bukan domisili di situ, karena nanti basisnya domisili. Insyaallah ke depan tidak ada lagi kepsek yang jarak dari rumahnya dua sampai tiga jam, enggak semua, dilihat mana nih yang domisilinya enggak sesuai berapa,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....