Gubernur Banten: Pemangkasan Belanja Bentuk Efisiensi
- 30 Sep 2026 23:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gubernur Banten, Andra Soni bersama DPRD telah menyelesaikan pembahasan APBD Perubahan 2026
- Anggaran yang sebelumnya Rp 10,27 triliun pada APBD murni kini berubah menjadi Rp 9,75 triliun pada APBD Perubahan 2026
RRI.CO.ID, Tangerang - Gubernur Banten, Andra Soni bersama DPRD telah menyelesaikan pembahasan APBD Perubahan 2026. Anggaran yang sebelumnya Rp 10,27 triliun pada APBD murni kini berubah menjadi Rp 9,75 triliun pada APBD Perubahan 2026.
Andra menyebut beberapa hal menjadi pembahasan, termasuk upaya efisiensi dan optimalisasi untuk percepatan pembangunan. "Selain aspek normatif, upaya efisiensi dan optimalisasi dalam rangka pemenuhan dan percepatan pembangunan untuk menyelesaikan beberapa permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini," ujarnya, Rabu 30 September 2026.
Menurut Andra, anggaran akan difokuskan untuk mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjalankan amanat masyarakat.
"Landasannya adalah RPJMD. Capaian-capaian RPJMD ini merupakan janji atau amanat masyarakat melalui DPRD
Hal ini yang diberikan kepada pemerintah," kata Andra.
Setelah mendapat persetujuan legislatif, Pemerintah Provinsi Banten akan segera menyerahkan draf rancangan tersebut ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk dievaluasi. Ia memastikan pelaksanaannya kelak akan mengutamakan program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Sementara, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim menyatakan, APBD Perubahan 2026 diarahkan untuk melanjutkan program prioritas yang berpihak pada kepentingan publik.
"Kami berharap setelah penetapan ini, Gubernur bisa segera berkonsolidasi dengan Kemendagri untuk tahapan evaluasi," ucapnya.
"Selanjutnya, dalam waktu tiga bulan ke depan. Dengan dukungan Organisasi Perangkat Daerah dan masyarakat, pemerintah diharapkan dapat menuntaskan seluruh program prioritas," tambah Fahmi.
Diketahui, Pemerintah Provinsi Banten bersama DPRD Banten memangkas anggaran belanja daerah sekitar Rp414,75 miliar dalam Perubahan APBD 2026. Namun, di tengah pemangkasan tersebut, alokasi belanja pegawai justru bertambah Rp11,02 miliar.
Rincian perubahan anggaran tersebut disampaikan Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Banten, Moh Bahri, dalam rapat paripurna. Bahri mengatakan total belanja daerah turun dari Rp10,04 triliun menjadi Rp9,63 triliun. Sementara belanja pegawai naik dari Rp3,107 triliun menjadi Rp3,118 triliun.
“Bertambah sebesar Rp11.022.876.641. Namun, anggaran perubahan kita pangkas,” ujarnya, Rabu 30 September 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....