Kementerian PU Percepat Pemulihan Air Minum dan Sanitasi di Lima Wilayah Sumut

  • 30 Sep 2026 14:39 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian PU mempercepat pemulihan layanan air minum, sanitasi, dan persampahan di lima wilayah Sumatra Utara.

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemulihan layanan dasar pascabencana di lima wilayah Sumatra Utara. Penanganan difokuskan pada layanan air minum, sanitasi, dan persampahan bagi masyarakat terdampak bencana.

Lima wilayah tersebut meliputi Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Langkat. Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya menangani pemulihan infrastruktur secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

Menteri PU, Dody Hanggodo, mengatakan pemulihan pascabencana tidak hanya menyasar perbaikan infrastruktur terdampak. “Kami juga memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar yang layak,” ujarnya, Rabu, 30 September 2026.

Pada tahap awal, penanganan diarahkan memenuhi kebutuhan mendesak agar layanan dasar kembali berfungsi secara bertahap. Setelah kondisi darurat tertangani, rehabilitasi dan rekonstruksi dilanjutkan melalui pembangunan infrastruktur permanen.

Pada sektor air minum, penanganan dibagi menjadi dua paket pekerjaan di lima kabupaten dan kota. Paket pertama meliputi Tapanuli Tengah dan Sibolga dengan progres fisik mencapai 31,30 persen.

Paket kedua mencakup Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, dan Langkat dengan progres fisik mencapai 39,13 persen. Ini berdasarkan pemantauan pekerjaan selama periode 18 hingga 24 September 2026.

Pekerjaan permanen di Tapanuli Tengah mencakup Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK Pandan dan Tukka, Sibabangun, serta Pinangsori. Ini diarahkan untuk memulihkan layanan air minum bagi warga terdampak bencana.

Sedangkan di Sibolga mencakup pembangunan SPAM IKK Sarudik, intake permanen Aek Doras, serta jaringan perpipaan dan sambungan rumah. Infrastruktur tersebut turut mendukung pemenuhan kebutuhan air di Huntap Aek Parombunan.

Di Tapanuli Utara, Kementerian PU membangun SPAM IKK Tarutung serta SPAM Huntap Dolok Nauli. Sementara di Tapanuli Selatan dilakukan pembangunan SPAM IKK Batangtoru serta SPAM Huntap Desa Napa dan Hapesong.

Untuk Kabupaten Langkat, penyediaan air bersih dilakukan melalui pembangunan sumur bor dan jaringan perpipaan. Infrastruktur tersebut dibangun di Desa Pulau Banyak, Pekubuan, Cempa, dan Muka Paya.

Pemulihan layanan air bersih juga menyasar fasilitas kesehatan yang terdampak bencana di wilayah tersebut. Penyediaan air bersih di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Pura terus dilakukan untuk mendukung pelayanan kesehatan.

Sementara itu, pemasangan sarana air bersih di Puskesmas Pantai Cermin telah selesai dikerjakan. Selanjutnya dilakukan pada sektor sanitasi dan persampahan melalui pembangunan sistem permanen.

Progres fisik keseluruhan sektor sanitasi dan persampahan mencapai 29,86 persen hingga minggu ke-36. Capaian tersebut tercatat berdasarkan periode pekerjaan 15 hingga 21 September 2026.

Di Tapanuli Tengah, pekerjaan meliputi pengadaan bak arm roll untuk mendukung pelayanan persampahan pada lokasi huntara dan huntap. Kota Sibolga mendapat pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), bak arm roll, serta optimalisasi Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja.

Pengadaan bak arm roll juga dilakukan di Tapanuli Utara untuk mendukung pemulihan layanan persampahan warga terdampak. Sementara di Tapanuli Selatan berlangsung optimalisasi TPA Sipirok dan pengadaan bak arm roll.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....