Hujan Ringan Berpotensi Sirami Tangerang Pekan Ini

  • 29 Sep 2026 04:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kemarau panjang bakal berakhir, karena potensi hujan ringan bakal terjadi diwilayah Tangerang pada pekan ini
  • Hal tersebut dilayangkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Banten

RRI.CO.ID, Tangerang - Kemarau panjang bakal berakhir, karena potensi hujan ringan bakal terjadi diwilayah Tangerang pada pekan ini. Hal tersebut dilayangkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Banten, Senin 28 September 2026.

Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar mengatakan berdasarkan data dari BMKG, potensi hujan ringan terjadi Selasa dan Kamis pekan ini. Pada dua hari itu suhu udara pada angka 25–33 derajat Celsius dan kelembapan udara 54–93 persen.

Sedangkan Rabu, Jumat, Sabtu, dan Minggu cuaca berawan dengan suhu udara 25–31 derajat Celsius serta kelembapan udara 56–95 persen. "Masyarakat untuk tetap memperhatikan cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar rumah karena potensi hujan ringan," ujarnya.

Masyarakat juga diminta memperhatikan lingkungan sekitar serta mengantisipasi potensi genangan saat hujan dengan intensitas meningkat. ”Kesiapsiagaan masyarakat bagian penting dalam menjaga kelancaran aktivitas di tengah kondisi cuaca yang dapat berubah,” katanya.

Untuk layanan kegawatdaruratan di Kota Tangerang "call center": 112 atau BPBD KotaTangerang: 021-5582-144 . Telepon BPBD Kota Tengerang tersebut aktif selama 24 jam.

Sementara itu Dinas Kesehatan Kota Tangerang menekankan kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan. Asap hasil pembakaran dapat mengandung berbagai zat yang apabila terhirup masuk saluran pernapasan dan mengganggu kesehatan.

Salah satu polutan yang perlu diwaspadai adalah "particulate matter" (PM2.5, Red). Partikenl ini berukuran sangat kecil yang dapat masuk kedalam saluran pernapasan.

"Paparan polusi udara dapat meningkatkan risiko munculnya gangguan kesehatan,” ucap Kepala Dikesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni. Oleh karena itu dalam musim kemarau ini masyarakat agar menghindari pembakaran sampah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....