Kemensos Cetak Pemuda Islam Tangerang Berkarakter Kuat

  • 28 Sep 2026 21:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Sosial melakukan penguatan karakter Islami kepada generasi Z dan Alpha Citra Raya, Tangerang
  • Hal tersebut dikemas dalam kegiatan Nongki Islami Remaja se-Citra Raya dalam rangka Maulidur Rasul Fest 1448 Hijriyah

RRI.CO.ID, Tangerang - Kementerian Sosial melakukan penguatan karakter Islami kepada generasi Z dan Alpha Citra Raya, Tangerang. Hal tersebut dikemas dalam kegiatan Nongki Islami Remaja se-Citra Raya dalam rangka Maulidur Rasul Fest 1448 Hijriyah.

Tenaga Pendamping Rehabilitasi Sosial Direktorat Korban Penyalahgunaan Napza dan Orang dengan HIV Kementrian Sosial, Abu Asyirin mengatakan generasi muda memiliki peran yang sangat krusial dalam membangun pergaulan yang islami. Tentunya sebagai benteng utama agar terbebas dari ancaman narkoba dan disabilitas mental (gangguan kesehatan mental).

"Masa muda adalah fase pencarian jati diri yang paling rentan terhadap pengaruh lingkungan sekitar. Sikap remaja Islam yang harus hati-hati terhadap pergaulan, narkoba dan lingkungan yang tidak islami adalah bentuk dari upaya menjaga diri dan menjaga akal yang merupakan bagian penting dari tujuan syariat Islam," ujarnya, Senin 28 September 2026.

Pria yang dikenal dengan Ustaz Telunjuk Petir itu menegaskan pentingnya akhlak terpuji dan benteng keimanan bagi remaja. Untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba dan masalah mental, generasi muda remaja dapat mengambil peran aktif melalui tiga jalur peran utama yaitu individu, sosial komunitas dan juga digital.

"Jalur peran individu dengan memperkuat ketakwaan, menjaga ibadah wajib, serta selektif dalam memilih lingkungan pertemanan nyata maupun digital. Jalur Peran komunitas dengan menjadi agen perubahan dengan aktif di remaja masjid," ucap pengasuh Pondok Pesantren Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan NAPZA dan Disabilitas Mental dan Orang Dengan Gangguan Jiwa.

Menurutnya, dengan mengampanyekan gerakan anti-narkoba, dan menjadi pendengar yang baik bagi teman yang sedang stres. Sementara jalur Digitalnya adalah memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan konten edukasi positif seputar adab islami dan pentingnya kesehatan mental.

Ketua DKM Masjid Birru Al Furqon, Mujianto menyampaikan acara ini bersama FDKM berisi agenda yang menguatkan nilai keagamaan dan semangat untuk cinta nabi. Tentunya menjadi manifesto dari salah satu fungsi masjid sebagai Baitul Tarbiyah, wadah pembinaan karakter, kepemimpinan dan aktivitas positif bagi remaja.

"Kami berupaya mengasah pemuda dengan sarana pembentukan moral, etika dan spiritual remaja. Agar memiliki landasan keislaman yang kuat dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya, Senin 28 September 2026.

Mujianto menyatakan agenda ini merupakan pilar filantropi kontemporer sekaligus strategi masjid untuk mencetak generasi muda Islam yang berkarakter kuat. Melalui revitalisasi fungsi masjid, pengajian remaja tidak lagi sekadar menjadi tempat belajar fikih ibadah secara konvensional, tetapi bertransformasi menjadi pusat inkubasi sosial, kepemimpinan, dan kedermawanan generasi Z dan Alpha.

"Untuk mendidik para generasi anak-anak dan remaja mencintai masjid diperlukan pendekatan yang berbeda dan lebih fleksibel. Bisa juga melalui pendekatan strategi 5i diantaranya adanya Wifi, kopi, nasi, rekreasi dan hobi," kata dia.

Adanya fasilitas digital yang nyaman dengan akses Wi-Fi gratis dan area santai atau co-working space mini agar anak muda bisa datang untuk mengerjakan tugas, belajar atau sekadar berkumpul secara positif menjadi langkah konkret yang bisa di fasilitasi oleh DKM Masjid. Termasuk pendekatan kuliner dengan adanya fasilitas makanan ringan, kopi dan teh gratis seusai salat atau saat acara kumpul remaja.

"Pendekatan komunitas remaja berbasis hobi juga bisa dilakukan dengan memfasilitasi kegiatan olahraga rutin seperti futsal, bulu tangkis, basket, tenis meja dan mobil legend di sekitar lingkungan masjid. Termasuk adanya pelatihan gratis yang bermanfaat untuk masa depan remaja, seperti fotografi, videografi, desain grafis, hingga digital marketing," kata dia.

Ketua FDKM se-Citra Raya, Agus Kuswanto Maarif menyampaikan agenda Nongki Islami Remaja akan disinergikan dengan wadah Risma Raya (Remaja islam Masjid se-Citra Raya) yang ada dalam struktur Forum DKM. Wadah RISMA RAYA hadir sebagai wadah kolaborasi dan pengembangan potensi remaja masjid se-Citra Raya untuk membentuk generasi muda yang Islami, kreatif, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Sebagai penutup dalam Agenda Nongki Islami Remaja Se Citra Raya ini juga menghadirkan Ustaz Abdul Manan. Dia meyoroti bagaimana sikap remaja masjid yang baik dalam pergaulan masa kini. Dimana harus mampu menyeimbangkan antara menjaga nilai-nilai akhlak Islami dengan kemampuan adaptasi terhadap tren modern dan teknologi digital.

"Remaja masjid yang ideal tidak menjauh dari pergaulan, melainkan menjadi pembawa pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya. Lifestyle pemuda masjid bukan sekadar tentang kegiatan keagamaan dilingkungan masjid, tetapi juga mencerminkan cara pandang dan pola hidup yang selaras antara kemajuan zaman dan prinsip Islam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....