Kemarau Meluas, DPRD Bogor Soroti Ketahanan Air Warga

  • 21 Sep 2026 19:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kemarau di wilayah Bogor Raya menimbulkan masalah ketersediaan air yang mulai mempengaruhi kehidupan masyarakat.
  • Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin, menekankan pentingnya peningkatan kepedulian terhadap lingkungan dan kesiapsiagaan menghadapi kekeringan.
  • Ketersediaan air di Bogor Raya tidak merata, dengan beberapa titik mengalami kekeringan sementara wilayah lain masih memiliki sumber air yang melimpah.

RRI.CO.ID, Bogor - Kondisi kemarau di sejumlah wilayah Bogor Raya mulai memunculkan persoalan ketersediaan air bagi masyarakat. Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin, meminta kepedulian terhadap lingkungan dan kesiapsiagaan menghadapi kekeringan terus diperkuat.

Menurut Zenal, ketersediaan air di wilayah Bogor Raya saat ini tidak merata. Sejumlah titik mulai menghadapi kekeringan, sementara wilayah lainnya masih memiliki sumber air yang cukup melimpah.

Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya perhatian bersama terhadap pengelolaan sumber air selama musim kemarau. Masyarakat juga perlu meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan untuk mengurangi risiko yang muncul akibat kekeringan.

Selain berdampak terhadap ketersediaan air, musim kemarau juga meningkatkan risiko kebakaran. Kondisi tersebut perlu diantisipasi melalui kewaspadaan masyarakat dan upaya pencegahan sejak dini.

“Kita sama-sama mengingatkan dan memohon kepada Allah SWT agar diberikan keselamatan. Termasuk meminta turun hujan di tengah musim kemarau yang terjadi saat ini,” ujar Zenal saat mengikuti kegiatan Doa dan Dzikir Bersama Kota Bogor Tahun 2026 di Masjid Agung Al-Isra, Kota Bogor.

Zenal mengatakan, upaya menghadapi kemarau tidak hanya dilakukan melalui langkah teknis. Masyarakat juga dapat memperkuat ikhtiar melalui doa dan ibadah, salah satunya dengan melaksanakan salat istisqa.

“Yang paling penting kita selalu mengingat Allah SWT. Kita berikhtiar, berdoa dan memohon agar kondisi ini segera pulih,” katanya.

Zenal berharap kondisi di Bogor Raya dapat segera membaik sehingga masyarakat tidak menghadapi dampak kemarau yang lebih luas. Ia juga berharap wilayah Bogor tetap aman dan terhindar dari berbagai bencana.

Zenal juga menyinggung kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga sebagai salah satu kondisi yang perlu menjadi perhatian. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan dan ikhtiar bersama diperlukan untuk menghadapi berbagai risiko selama musim kemarau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....