HPDKI Perkuat Pengembangan Kambing-Domba di Lampung, Pringsewu Basis Kolaborasi

  • 19 Sep 2026 03:49 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) memperkuat kolaborasi pengembangan peternakan kambing dan domba di Provinsi Lampung.
  • Kabupaten Pringsewu didorong menjadi salah satu basis pengembangan peternakan untuk memperkuat peternak dan memperluas akses pasar.
  • Ketua Umum HPDKI Ateng Sutisna menyambut dukungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu terhadap pengembangan sektor peternakan.

RRI.CO.ID, Pringsewu - Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) memperkuat kolaborasi pengembangan peternakan kambing dan domba di Provinsi Lampung. Kabupaten Pringsewu didorong menjadi salah satu basis pengembangan peternakan untuk memperkuat peternak dan memperluas akses pasar.

Ketua Umum HPDKI Ateng Sutisna menyambut dukungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu terhadap pengembangan sektor peternakan. Menurutnya, kolaborasi perlu diarahkan pada peningkatan kualitas ternak, produktivitas, dan kesejahteraan peternak.

"Dukungan dari Pringsewu tentu menjadi energi bagi kami untuk membawa HPDKI semakin dekat dengan peternak. Organisasi harus hadir bukan hanya dalam kegiatan seremonial, tetapi melalui kerja sama yang memperkuat produksi, kualitas ternak, akses pasar, dan kesejahteraan peternak," ujar Ateng, Jumat, 18 September 2026.

Ateng menilai Lampung memiliki potensi dalam pengembangan peternakan kambing dan domba. Karena itu, penguatan struktur HPDKI di daerah perlu berjalan beriringan dengan program yang memberikan manfaat langsung kepada peternak.

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas turut mendorong sinergi antara DPD HPDKI Provinsi Lampung dan berbagai pihak. Komitmen tersebut mencakup kerja sama antara organisasi peternak, pemerintah daerah, dan pelaku usaha peternakan.

Ateng mengatakan HPDKI di daerah perlu mampu menghubungkan kebutuhan peternak dengan pemerintah, pasar, pembiayaan, teknologi, serta mitra strategis. Dengan demikian, organisasi dapat menjadi wadah bersama untuk mendorong pengembangan usaha peternakan.

"Kita ingin HPDKI Lampung menjadi rumah bersama bagi peternak. Pengurusnya harus mampu membaca kebutuhan di lapangan sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi pengembangan usaha peternakan," katanya.

Kolaborasi HPDKI dan Pemerintah Kabupaten Pringsewu akan dilanjutkan dalam rangkaian Hari Tani Nasional pada 24-25 Oktober 2026. Ateng dijadwalkan hadir sekaligus memberikan dukungan terhadap agenda pengembangan peternakan di daerah tersebut.

Salah satu kegiatan yang direncanakan yakni lomba dan pameran kambing tingkat Provinsi Lampung. HPDKI menyatakan siap mendukung kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkenalkan potensi peternakan kambing dan domba Lampung.

Menurut Ateng, lomba dan pameran tidak hanya menjadi ajang kompetisi. Kegiatan tersebut juga dapat menjadi ruang promosi ternak unggul, pertukaran pengetahuan, penguatan jejaring, dan pembukaan akses pasar bagi peternak.

"Lomba dan pameran harus memberikan nilai tambah bagi peternak. Kita ingin ternak unggul mendapatkan apresiasi, peternak bertemu dengan pasar, pengetahuan berkembang, dan potensi kambing-domba Lampung semakin dikenal luas," ujar Ateng.

HPDKI juga mendorong pemetaan potensi peternakan kambing dan domba di Lampung. Pemetaan mencakup sentra produksi, bibit unggul, kapasitas peternak, hingga peluang pengembangan pasar.

"HPDKI siap mendukung Hari Tani di Pringsewu dan pengembangan kambing-domba di Lampung. Setiap kolaborasi harus bermuara pada peternak yang semakin produktif, memiliki pasar yang lebih luas, dan memperoleh nilai ekonomi yang lebih baik dari usaha ternaknya," kata Ateng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....