Indramayu Perkuat Pelaksanaan MBG 3B Melalui 252 SPPG
- 18 Sep 2026 06:08 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah Kabupaten Indramayu memiliki 252 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendistribusikan Makanan Bergizi Gratis bagi sasaran 3B.
- Sasaran program mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan bayi di bawah dua tahun (baduta) di Kabupaten Indramayu.
- Penjabat Sekretaris Daerah Aan Hendrajana menyampaikan program ini dalam kegiatan Temu Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk membahas pendistribusian Makanan Bergizi Gratis.
RRI.CO.ID, Indramayu - Pemerintah Kabupaten Indramayu memiliki 252 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk pendistribusian Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi sasaran 3B. Sasaran tersebut meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan bayi di bawah dua tahun (baduta).
Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indramayu Aan Hendrajana menyampaikan jumlah tersebut dalam sambutan Bupati Indramayu pada kegiatan Temu Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK). Kegiatan tersebut juga membahas pendistribusian MBG 3B oleh TPK di Kabupaten Indramayu.
“Saat ini jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Indramayu sebanyak 252 SPPG. Untuk tugas pendistribusian dari MBG bagi sasaran 3B: ibu hamil, ibu menyusui, dan baduta (bayi di bawah 2 tahun),” kata Aan di Indramayu, Kamis, 17, September 2026.
Aan juga menyebut jumlah TPK Kabupaten Indramayu mencapai 4.239 orang. Para kader tersebut tersebar di 317 desa dan kelurahan yang berada di 31 kecamatan.
“Salah satu ujung tombak program Bangga Kencana adalah adanya Tim Pendamping Keluarga Kabupaten Indramayu sebanyak 4.239 orang. Luar biasa, tepuk tangan untuk para pendamping yang tersebar di 317 desa dan kelurahan di 31 kecamatan,” ujarnya.
Menurut Aan, kader TPK memiliki tugas pokok berupa pendataan dan pendampingan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Ia menyebut TPK menjadi salah satu ujung tombak dalam pelaksanaan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).
“Di mana dalam hal ini kader tim mempunyai tugas pokok. Berupa pendataan dan pendampingan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan para balita,” kata Aan.
Aan kemudian menjelaskan pelaksanaan program Bangga Kencana Kampung KB di Kabupaten Indramayu. Program tersebut dilakukan dengan membina Kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB dan berbagai kelompok kegiatan.
“Program Bangga Kencana Kampung KB dilakukan dengan membina Kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB. Kelompok kegiatan (Poktan) terdiri dari Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, Pusat Informasi Remaja, Bina Keluarga Lansia, Usaha Peningkatan Pendapatan Akseptor di 317 desa,” ucap Aan.
Dalam sambutan tersebut, Aan menyampaikan pelaksanaan Bangga Kencana melibatkan berbagai unsur lintas sektor. Unsur tersebut mencakup pemerintah pusat dan daerah, pengelola KB, TPK, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta mitra kerja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....