BP Tapera-Bank Jakarta Perluas Sosialisasi FLPP bagi PJLP TPU Tanah Kusir

  • 15 Sep 2026 23:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BP Tapera dan Bank Jakarta memperluas sosialisasi FLPP yang ditujukan kepada lebih dari 200 petugas PJLP di wilayah Jakarta Selatan, khususnya petugas TPU Tanah Kusir.
  • Penyaluran FLPP tahun 2026 telah mencapai 88 debitur PJLP yang merupakan petugas PPSU Jakarta, dengan total nilai penyaluran mencapai Rp15 miliar.
  • Program ini bertujuan memperluas akses pembiayaan perumahan bagi pekerja jasa lainnya perorangan melalui koordinasi antara lembaga pembiayaan dan perbankan.

RRI.CO.ID, Jakarta – BP Tapera bersama Bank Jakarta memperluas sosialisasi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi PJLP petugas TPU Tanah Kusir. Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 200 petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) yang bekerja di wilayah Jakarta Selatan.

Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryato Widodo mengatakan penyaluran FLPP 2026 telah menjangkau 88 debitur PJLP. Para debitur tersebut merupakan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) wilayah Jakarta, dengan total nilai penyaluran mencapai Rp15 miliar.

"Kami melihat angka 88 ini merupakan starting poin. Pendekatan ke depannya akan kita lakukan perubahan dari individual berbasis ekosistem. Kami bergerak pro aktif dengan melakukan screening dan mapping," kata Agus dalam sambutannya pada kegiatan Kolaborasi Sosialisasi Program Pembiayaan Perumahan FLPP bagi Petugas Pertamanan dan Pemakaman Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, di Jakarta Selatan, Selasa, 15 September 2026.

Ia menyebut Bank Jakarta juga siap menjadikan FLPP sebagai ekosistem yang dibangun bersama Pemerintah Provinsi Jakarta. Menurutnya, langkah tersebut diarahkan untuk memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Sementara itu, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyatakan pihaknya mendukung langkah perbankan dalam memperluas akses pembiayaan perumahan. Heru berharap perbankan membuka peluang calon debitur lebih lebar melalui berbagai kemudahan yang diberikan pemerintah.

"Kami berkomitmen bersama untuk membantu prosesnya. Kami harapkan bank dapat membuka peluang bagi calon debitur lebih lebar, seperti kemudahan melalui relaksasi SLIK OJK," ucapnya.

Senada dengan itu, Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo menyambut baik sosialisasi FLPP kepada petugas PJLP TPU Tanah Kusir. Syafrin menilai fasilitas subsidi penting menghadapi tantangan hunian akibat harga rumah yang semakin meningkat.

Syafrin juga menargetkan seluruh PJLP dapat memiliki rumah sendiri pada 2029 melalui Program Tiga Juta Rumah. Ia menyebut, pemerintah daerah Jakarta Selatan juga siap mendukung program melalui posko pengurusan rumah subsidi di wilayah kecamatan.

Posko tersebut juga akan tersedia pada tingkat kelurahan untuk mendukung proses pengurusan rumah subsidi bagi PJLP. Syafrin berharap ketersediaan posko dapat mendukung proses pengurusan pembiayaan rumah subsidi secara lebih mudah bagi PJLP.

“Kami tentu akan fully support, termasuk memudahkan verifikasi data agar penyaluran FLPP tepat sasaran. Oleh sebab itu kami akan mendirikan posko baik itu di 10 kecamatan maupun 65 kelurahan untuk memudahkan verifikasi data,” kata Syafrin.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melalui interaksi daring. Maruarar menyapa seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan sosialisasi FLPP di TPU Tanah Kusir tersebut.

Ia mengatakan akan memberikan bantuan uang muka bagi 200 peserta yang memenuhi persyaratan KPR subsidi. “Jadi semua yang mau beli rumah subsidi, selama memenuhi syarat, DP-nya saya bayarin 200 orang ya,” ujar Menteri PKP tersebut.

Sebelumnya, sosialisasi telah dilaksanakan Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera Sid Herdi Kusuma bersama tim terkait. Rangkaian kegiatan juga disertai pemberian apresiasi kepada petugas pengurus makam Pahlawan Proklamator Bung Hatta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....