KPAD Bekasi Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Perundungan di Sekolah
- 15 Sep 2026 22:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Hal ini sebagai upaya menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.
- Persoalan bullying tidak boleh dianggap sebagai candaan atau kenakalan biasa.
RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi- Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bekasi gencarkan sosialisasi pencegahan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Hal ini sebagai upaya menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.
Terbaru KPAD Kabupaten Bekasi melakukan sosialisasi anti-bullying di SDN Sukajaya 01, Kabupaten Bekasi, Selasa, 15 September 2026. Kegiatan ini diikuti siswa dan juga tenaga pendidik.
Menurut Ketua KPAD Kabupaten Bekasi, Romdoni Sugianto Hasan mengatakan, bahwa persoalan bullying tidak boleh dianggap sebagai candaan atau kenakalan biasa. Sebab perundungan dapat memberikan dampak terhadap kondisi psikologis dan perkembangan anak
“Bullying bukan sekadar bercanda. Kita harus bersama-sama mencegahnya sejak dini agar anak-anak dapat belajar dengan aman, nyaman, dan tanpa rasa takut,” katanya, Selasa, 15 September 2026.
Ia mengatakan, pencegahan bullying membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari siswa, guru, orang tua hingga masyarakat. Sekolah juga diharapkan mampu menjadi tempat yang memberikan perlindungan sekaligus ruang bagi anak untuk berkembang secara positif.
Romdoni menambahkan, edukasi kepada anak perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mereka mampu memahami bentuk-bentuk bullying. Baik secara verbal, fisik maupun melalui tindakan sosial yang dapat merugikan teman sebaya.
“Anak-anak harus diajarkan untuk saling menghargai, tidak merendahkan teman. Dan berani melapor apabila melihat atau mengalami tindakan perundungan,” katanya.
KPAD Kabupaten Bekasi, lanjutnya, akan terus mendorong kegiatan edukasi dan sosialisasi serupa di berbagai satuan pendidikan. Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun budaya sekolah yang mengedepankan penghormatan terhadap hak anak.
“Sekolah harus menjadi tempat anak merasa aman, dihargai dan didukung untuk berkembang. Karena itu, pencegahan bullying harus menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....