Satpol PP Bekasi Edukasi Pelajar Cegah Kenakalan Remaja
- 19 Sep 2026 00:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Satpol PP Kabupaten Bekasi menggencarkan edukasi pencegahan kenakalan remaja kepada siswa sekolah melalui program Satpol PP Goes to School.
- Edukasi kepada pelajar menjadi hal penting mengingat usia remaja merupakan masa transisi.
RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi - Satpol PP Kabupaten Bekasi menggencarkan edukasi pencegahan kenakalan remaja kepada siswa sekolah melalui program Satpol PP Goes to School. Kenakalan remaja yang dimaksud antara lain perundungan, bolos sekolah, vandalisme, penyalahgunaan narkoba, dan minuman keras.
Selain itu, juga pada pergaulan berisiko, judi online. Serta penyebaran konten negatif di media sosial.
Analis Intelijen Satpol PP Kabupaten Bekasi, Komarudin, mengatakan Satpol PP Goes to School merupakan pengembangan Gerakan Disiplin Daerah (GDD). Program tersebut sebelumnya lebih banyak dilaksanakan melalui berbagai kegiatan di lapangan.
“Program Satpol PP Goes to School baru kami laksanakan tahun ini. Sementara GDD sudah berjalan sejak lama dengan sasaran seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi, termasuk pelajar dan pegawai," katanya, Jumat, 18 September 2026.
Komarudin menjelaskan, edukasi kepada pelajar penting mengingat usia remaja merupakan masa transisi. Kondisi tersebut ditandai rasa ingin tahu yang tinggi sehingga remaja relatif mudah terpengaruh lingkungan.
Ia mengatakan, dalam program tersebut para pelajar mendapatkan sejumlah materi tentang pentingnya memilih lingkungan pertemanan. Materi lainnya mencakup berpikir sebelum bertindak, bijak bermedia sosial, mengisi waktu dengan kegiatan positif, serta berani menolak ajakan yang berpotensi merugikan.
“Intinya, kami ingin meminimalisir kenakalan remaja melalui edukasi terkait peraturan daerah. Sekaligus memberikan pemahaman tentang berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti tawuran, vandalisme, pergaulan berisiko, penyalahgunaan narkoba, dan persoalan lainnya,” ujarnya.
Pihaknya mengatakan, respons sekolah terhadap program tersebut cukup baik. Bahkan, sekitar delapan sekolah telah mengajukan permintaan kunjungan untuk sosialisasi program tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....