LRT Jabodebek Angkut 28 Juta Penumpang dan Apresiasi Pengguna
- 13 Sep 2026 23:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- LRT Jabodebek mencatatkan keterangkutan 28 juta penumpang serta mengapresiasi loyalitas seluruh pengguna di Stasiun Ciracas.
- Manajemen meluncurkan sarana layar interaktif cerdas untuk memudahkan pemantauan informasi rute dan evaluasi layanan publik.
- Pihak kepolisian bersama para pemangku kepentingan memperkuat sinergi pengamanan demi kelancaran operasional transportasi perkeretaapian.
RRI.CO.ID, Jakarta - Keterangkutan masyarakat pengguna LRT Jabodebek berhasil menembus angka 28 juta orang sepanjang tahun lalu. Pengelola angkutan massal perkotaan tersebut mengapresiasi loyalitas mitra niaga serta seluruh penumpang di Stasiun Ciracas.
Seremoni apresiasi pelanggan tersebut dirangkaikan dengan peluncuran sarana layar interaktif cerdas penyedia informasi rute perjalanan. Kegiatan resmi peringatan hari jadi operasional terselenggara di kawasan stasiun pada Minggu, 13 September 2026 malam.
Executive Vice President Divisi LRT Jabodebek Suryawan Putra Hia memaparkan data pertumbuhan positif pengguna jasa. Frekuensi mobilitas armada kereta komuter saat ini bahkan telah mencapai angka 430 perjalanan setiap hari.
"Demikian juga para stakeholder, khususnya para pelanggan, mitra KAI yang senantiasa mencintai LRT, menggunakan dengan setia, dan sekarang pertumbuhannya bisa kita lihat, dari 2024 ke 2023 itu tumbuh 58 persen, kemudian tumbuh lagi di 2025 kurang lebih ada sekitar 40 persen, kemudian selanjutnya 23 persen di tahun 2026. Demikian tumbuh, kita sudah nambah rangkaian tapi penumpangnya terus tumbuh ya," ujar Suryawan Putra Hia.
Suryawan menyatakan rasa terima kasih mendalam atas dukungan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan transportasi publik. Penyediaan sarana monitor interaktif digital diyakini mempermudah masyarakat menyampaikan kritik serta saran secara langsung.
"Maka malam hari ini kami persembahkan acara kegiatan ini untuk para pengguna, untuk para mitra, untuk para semua stakeholder yang telah memberikan support dan dukungan kepada LRT, dan semoga LRT senantiasa bermanfaat dan memberikan yang terbaik untuk semuanya. Demikian mungkin yang dapat saya sampaikan," ucap Suryawan.
Ia menjelaskan bahwa aplikasi pada perangkat pintar tersebut menyajikan instrumen survei kepuasan pelanggan praktis. Evaluasi operasional berkelanjutan senantiasa dijalankan pihak manajemen guna menyempurnakan seluruh sarana serta prasarana stasiun.
"Kami juga terima kasih banyak sekali masukan dari rekan-rekan terkait dengan pelayanan. Kami bisa terus memperbaiki karena ada masukan dari teman-teman pelanggan yang tercinta," kata Suryawan.
Suryawan mengapresiasi bimbingan pimpinan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) dalam mendorong transformasi ekosistem perkeretaapian. Aspirasi ribuan penumpang harian senantiasa menjadi pedoman utama penyusunan berbagai inovasi pelayanan angkutan massal.
"Pada kesempatan ini tidak ada kata yang pantas untuk kami sampaikan selain bersyukur alhamdulillah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dan terima kasih dukungan dan support-nya semua pihak yang terlibat yang senantiasa mendampingi kami sampai hari ini yang tidak kenal lelah. Khususnya yang pertama dari jajaran direksi PT KAI, dari BOD semua yang memberikan support, dari Pak Dirut, Pak Wadirut, kemudian direktur-direktur terkait semuanya yang senantiasa memberikan arahan, memberikan bimbingan, dan support-nya kepada LRT," kata Suryawan.
Kepala Kepolisian Resor Metropolitan (Kapolres Metro) Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal mengapresiasi layanan kereta. Sistem transportasi perkotaan semakin diperkuat lewat kehadiran rute pengumpan BISKITA di kawasan Stasiun Harjamukti.
"Tiga tahun melayani masyarakat dengan transportasi publik yang aman, nyaman, modern, dan terpercaya. Responsif mendukung konektivitas dan kemajuan transportasi. Teruslah melayani, terus berprestasi, dan terus membawa manfaat," kata Alfian Nurrizal.
Raihan operator terbaik dari Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) menegaskan standar kualitas kinerja operasional. Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengawal aspek operasional.
Kepolisian resor mengamankan rel secara intensif dengan dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta Jawa Barat. Ketepatan jadwal kereta terwujud optimal berkat dedikasi teknisi lapangan yang bekerja tanpa henti setiap hari.
Program sosial EduTrain memperkenalkan etika berkereta sementara warga mengharapkan perpanjangan rute hingga wilayah Tambun. Manajemen juga menambah jam operasional hingga pukul sebelas malam guna memudahkan mobilitas kepulangan penumpang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....