Tiga Tahun LRT Jabodebek Catat Kenaikan Penumpang Signifikan

  • 13 Sep 2026 22:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Kereta Api Indonesia memperingati tiga tahun operasional LRT Jabodebek di Stasiun Ciracas.
  • Manajemen mencatat pertumbuhan jumlah penumpang yang signifikan serta mengoperasikan 430 perjalanan harian.
  • Pengelola meningkatkan integrasi antarmoda BISKITA dan menyediakan fasilitas layar interaktif di stasiun.

RRI.CO.ID, Jakarta - Operasional LRT Jabodebek kini berhasil melayani sebanyak 430 perjalanan kereta setiap hari. Capaian kinerja angkutan perkeretaapian modern tersebut sekaligus perayaan ulang tahun diperingati di Stasiun Ciracas Jakarta.

Jajaran manajemen menyelenggarakan acara refleksi tahunan tersebut pada Minggu, 13 September 2026. Pertumbuhan volume penumpang moda transportasi massal ini tercatat terus meningkat hingga mencapai puluhan juta orang.

Direktur Operasi, Prasarana, dan Keselamatan Area II PT Kereta Api Indonesia (KAI) Dadan Rudiansyah menyampaikan pandangannya. Pemerintah pusat memberikan penugasan strategis pembangunan transportasi massal tersebut melalui Perpres pada tahun 2017.

"Sebetulnya LRT ini perjuangannya sangat-sangat cukup berat. Jadi saya pribadi mengikuti sejak awal merintis LRT di tahun 2017 ketika KAI diberikan penugasan melalui Perpres ya tahun 2017," kata Dadan.

Executive Vice President (EVP) Divisi LRT Jabodebek Suryawan Putra Hia turut memaparkan data pertumbuhan penumpang. Keandalan sarana kereta listrik perkotaan mampu menarik minat masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi publik.

"Demikian juga para stakeholder, khususnya para pelanggan, mitra KAI yang senantiasa mencintai LRT, menggunakan dengan setia, dan sekarang pertumbuhannya bisa kita lihat, dari 2024 ke 2023 itu tumbuh 58 persen, kemudian tumbuh lagi di 2025 kurang lebih ada sekitar 40 persen, kemudian selanjutnya 23 persen di tahun 2026. Demikian tumbuh, kita sudah nambah rangkaian tapi penumpangnya terus tumbuh ya," kata Suryawan.

Suryawan menjelaskan bahwa tata kelola operasional kereta selalu diawasi secara berkala oleh instansi terkait. Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) rutin melakukan proses audit.

"Hampir tiap bulan kita melakukan validasi, verifikasi data demi kelancaran dan kelangsungan LRT dengan baik. Demikian juga Bapak-bapak dari BPKP yang memberikan validasi, dukungan, sehingga semuanya berjalan lancar dengan baik, sehingga LRT bisa memberikan layanan yang luar biasa kepada penggunanya," ujar Suryawan.

Fasilitas teknologi layar interaktif kini hadir di stasiun untuk menjembatani kebutuhan informasi rute perjalanan para penumpang. Inovasi digital tersebut turut menyediakan kanal aduan langsung serta pengisian survei kepuasan seluruh pelanggan.

Integrasi antarmoda kini semakin optimal lewat kehadiran layanan bus BISKITA di kawasan Stasiun Harjamukti. Pengelola turut menggelar program sosial EduTrain guna mengenalkan budaya tertib berkereta kepada kalangan pelajar.

Masyarakat pengguna jasa mengusulkan adanya ekspansi rute perjalanan kereta hingga menjangkau kawasan wilayah Tambun. Operator menambah jam operasional kereta hingga pukul sebelas malam khusus saat hari perayaan berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....