BPJS Ketenagakerjaan DKI Gandeng PaDi UMKM Berdayakan Penerima Manfaat

  • 11 Sep 2026 18:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta berkolaborasi dengan PaDi UMKM untuk mendorong peserta dan ahli waris penerima manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan agar lebih mandiri secara ekonomi.
  • Kolaborasi tersebut diarahkan agar manfaat jaminan sosial yang diterima tidak hanya menjadi perlindungan, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara produktif untuk mengembangkan usaha UMKM.
  • Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta Ady Hendratta menekankan, bahwa perlindungan jaminan sosial tidak berhenti setelah manfaat diterima peserta atau ahli waris.

RRI.CO.ID, Jakarta - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah DKI Jakarta berkolaborasi dengan PaDi UMKM untuk mendorong peserta dan ahli waris penerima manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan agar lebih mandiri secara ekonomi.

Kolaborasi tersebut diarahkan agar manfaat jaminan sosial yang diterima tidak hanya menjadi perlindungan. Tetapi juga dapat dimanfaatkan secara produktif untuk mengembangkan usaha sekaligus memperluas akses pasar melalui platform digital PaDi UMKM.

Kegiatan yang digelar di Jakarta, Kamis 10 September 2026 ini, dibuka Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta Ady Hendratta bersama Chief Commercial Officer PaDi UMKM Bayu Surya Adi. Dalam kegiatan itu, peserta dan ahli waris didorong mengembangkan potensi usaha yang dimiliki dengan memanfaatkan manfaat jaminan sosial sebagai salah satu modal untuk membangun kemandirian ekonomi.

Ady mengatakan, perlindungan jaminan sosial tidak berhenti setelah manfaat diterima peserta atau ahli waris. Menurutnya, diperlukan upaya pemberdayaan agar manfaat tersebut dapat memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.

"Kami ingin memastikan manfaat yang diterima peserta maupun ahli waris dapat menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan yang lebih mandiri. Karena itu, pemberdayaan menjadi penting agar manfaat tidak hanya memberikan perlindungan, tetapi juga membuka peluang untuk berkembang secara ekonomi," ujar Ady.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan PaDi UMKM membuka peluang bagi peserta dan ahli waris yang telah memiliki usaha untuk memperluas pemasaran dengan memanfaatkan teknologi digital. "Melalui PaDi UMKM, kami berharap peserta dan ahli waris dapat memperluas pasar, memperkenalkan produknya kepada lebih banyak konsumen, dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan," katanya.

Sementara itu, Bayu menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia mengatakan PaDi UMKM memiliki semangat yang sama dalam mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berkembang dan naik kelas.

"Kami menyambut baik kolaborasi ini. PaDi UMKM hadir untuk mempertemukan pelaku usaha dengan peluang pasar. Kami berharap penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan dapat memanfaatkan ekosistem ini untuk mengembangkan bisnisnya," kata Bayu.

Menurut Bayu, PaDi UMKM memberikan peluang pasar bagi pelaku usaha dengan mempertemukan UMKM dengan kebutuhan pengadaan dari instansi maupun perusahaan BUMN. Melalui kolaborasi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan dan PaDi UMKM berharap semakin banyak peserta dan ahli waris yang mampu mengembangkan usaha, meningkatkan kemandirian ekonomi, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....