BAZNAS dan Kemdiktisaintek Buka Beasiswa S2 untuk 200 Mahasiswa Palestina
- 10 Sep 2026 01:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI membuka Program Beasiswa Palestina BAZNAS 2026.
- Program ini menyediakan beasiswa bagi 200 mahasiswa asal Palestina untuk melanjutkan pendidikan jenjang magister atau S2 di Indonesia.
- Program Beasiswa Palestina BAZNAS 2026 dibuka melalui kerja sama dengan 33 perguruan tinggi mitra.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI membuka Program Beasiswa Palestina BAZNAS 2026. Program ini menyediakan beasiswa bagi 200 mahasiswa asal Palestina untuk melanjutkan pendidikan jenjang magister atau S2 di Indonesia.
Program Beasiswa Palestina BAZNAS 2026 dibuka melalui kerja sama dengan 33 perguruan tinggi mitra. Peluncuran program dilakukan di Gedung Kemdiktisaintek RI, Jakarta, Rabu, 9 September 2026.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid mengatakan, pendidikan menjadi salah satu langkah penting untuk menyiapkan generasi Palestina yang mampu berkontribusi bagi masa depan negaranya. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi juga pembentukan generasi berilmu dan berkarakter.
“Beasiswa Palestina BAZNAS merupakan ikhtiar bersama untuk membantu generasi muda Palestina memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi. Kami percaya pendidikan adalah jalan menuju perdamaian,” kata Sodik.
Sodik berharap para penerima beasiswa dapat menjadi generasi yang memiliki ilmu dan karakter untuk ikut membangun kembali masa depan bangsa Palestina. Ia menilai pendidikan dapat menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan perdamaian dan pembangunan.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Brian Yuliarto mengatakan, program tersebut merupakan hasil kerja sama Kemdiktisaintek dan BAZNAS untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa Palestina di Indonesia. Ia mengapresiasi komitmen BAZNAS dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan.
“Apresiasi tentu setinggi-tingginya kepada BAZNAS atas komitmen yang sangat luar biasa untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan. Investasi terbaik sebuah bangsa adalah pada pendidikan,” ujar Brian.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan KH. Idy Muzayyad mengatakan, Beasiswa Palestina BAZNAS merupakan skema baru bantuan BAZNAS untuk Palestina. Skema tersebut disiapkan karena kondisi Palestina masih mengkhawatirkan sehingga bantuan dalam bentuk pemulihan langsung belum dapat dilakukan secara optimal.
“Untuk itu, kami mengambil inisiatif untuk mengubah skema bantuan, yaitu memberikan beasiswa bagi mahasiswa asal Palestina yang telah lulus S1 untuk melanjutkan S2 di Indonesia. Ini menjadi bentuk dukungan BAZNAS melalui jalur pendidikan,” ujar Idy.
Idy mengatakan BAZNAS telah mengalokasikan sekitar Rp22 miliar untuk mendukung 200 mahasiswa Palestina yang akan menempuh pendidikan S2 di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS mendapat pendampingan Kemdiktisaintek untuk menjaring calon penerima melalui perguruan tinggi mitra.
Penerima program juga dapat berasal dari mahasiswa Palestina yang sebelumnya telah menyelesaikan pendidikan S1 di Indonesia. Salah satunya mahasiswa Palestina yang pernah memperoleh beasiswa S1 dari Universitas Lampung dan berkesempatan melanjutkan pendidikan S2 melalui program tersebut.
Selain menanggung biaya pendidikan, Beasiswa Palestina BAZNAS 2026 mencakup dukungan biaya hidup, praktikum, dan buku. Para penerima juga akan mendapatkan pembinaan selama menjalani masa studi di Indonesia.
Program Beasiswa Palestina BAZNAS 2026 menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan zakat untuk sektor pendidikan. Program tersebut sekaligus memperkuat sinergi BAZNAS dengan pemerintah dan perguruan tinggi dalam membuka akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Peluncuran program turut dihadiri Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Pusat KH. Muhammad Cholil Nafis.. Hadir pula Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., serta jajaran pejabat Kemdiktisaintek.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....