Erupsi Anak Krakatau, 13 Pemancing Tinggalkan Lokasi

  • 05 Sep 2026 09:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Erupsi Gunung Anak Krakatau memicu kepanikan 13 pemancing yang berada di sekitar kawasan gunung.
  • Aktivitas vulkanik meningkat sekitar pukul 23.00 WIB, ditandai kepulan asap dan gumpalan lava yang semakin intens.
  • Kapten kapal langsung mengarahkan rombongan menjauh dari kawasan Anak Krakatau dan meninggalkan lokasi sekitar pukul 23.45 WIB.

RRI.CO.ID, Jakarta - Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau membuat sejumlah warga berasa di dalam kepanikan. Para sekelompok pemancing yang berada di area gunung, Jumat 4 September 2026 juga merasakan kepanikan.

Sebanyak 13 orang dari komunitas kantor tengah memancing ketika mereka melihat aktivitas vulkanik mulai meningkat. Mereka kemudian memutuskan meninggalkan lokasi setelah menyaksikan kepulan asap dan gumpalan lava dari Anak Krakatau.

Pemilik akun TikTok GRGarage menceritakan, aktivitas erupsi mulai terlihat sekitar pukul 23.00 WIB. Sekitar pukul 23.15 WIB, asap dan gumpalan lava mulai tampak dari arah gunung.

Menurutnya, kondisi semakin intens sekitar pukul 23.30 WIB. Melihat situasi tersebut, kapten kapal langsung mengambil alih kendali dan mengarahkan kapal menjauh dari kawasan Anak Krakatau.

“Semalam kami lagi mancing, dekat kawasan jam 23.00. Pas awal kejadian gunung sudah mengeluarkan asap dan gumpalan lava di jam 23.15 dan puncaknya di jam 23.30,” katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, 25 Agustus 2026.

Rombongan kemudian meninggalkan lokasi sekitar pukul 23.45 WIB. Keputusan itu diambil setelah kondisi di sekitar kawasan gunung dinilai semakin tidak memungkinkan untuk tetap berada di sana.

"Pas sudah puncaknya, captain kapal langsung ambil alih kemudi. Dan kita langsung meninggalkan lokasi di jam 23.45-an," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....