Kementerian PU Kerahkan Personel dan Pompa Tangani Karhutla di Kapuas
- 03 Sep 2026 13:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Pekerjaan Umum mengerahkan 10 personel dan satu pompa portable untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di Desa Petak Batuah A2 Dadahup, Kabupaten Kapuas.
- Kebakaran tersebut melanda lahan seluas 10 hektare dan ditangani melalui Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Palangkaraya pada Selasa, 1 September 2026.
- Pompa portable berkapasitas tiga inci digunakan untuk membantu pemompaan air menuju lokasi kebakaran guna memadamkan api.
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan 10 personel dan satu pompa portable menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kebakaran tersebut melanda lahan sekitar 10 hektare di Desa Petak Batuah A2 Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah
Dukungan penanganan ini dilakukan melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II Palangkaraya pada Selasa, 1 September 2026. Pompa portable berkapasitas tiga inci digunakan untuk membantu pemompaan air menuju lokasi kebakaran.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemenuhan air bersih merupakan bagian penting dalam penanganan kekeringan. Ia menegaskan Kementerian PU akan terus memantau kondisi dan memastikan dukungan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipastikan ketersediaannya. Ketika sumber air warga mengalami kekeringan, Kementerian PU melalui jajaran di lapangan harus bergerak untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut,” kata Menteri Dody dalam keterangan tertulis yang dikutip Kamis, 3 September 2026.
Sementara itu, Kepala BWS Kalimantan II Palangkaraya menyampaikan dukungan penanganan Karhutla bagian dari upaya memastikan ketersediaan sumber daya air. Ia mengatakan ketersediaan sumber daya air tersebut diperlukan untuk mendukung penanganan kekeringan dan kebakaran lahan.
“BWS Kalimantan II Palangkaraya mendukung upaya pemadaman Karhutla melalui penyediaan sarana pompa dan dukungan personel di lapangan. Sumber air yang digunakan berasal dari saluran tersier dan dipompa menuju lokasi kebakaran,” ujar Achmad Victor Samodra.
Selain mendukung penyediaan air, tim BWS Kalimantan II Palangkaraya juga melakukan pemantauan dan koordinasi selama proses penanganan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan dukungan sumber daya air tetap tersedia selama pemadaman.
Kondisi lapangan yang cukup menantang karena cuaca panas disertai kabut dan asap. Selain itu, akses menuju lokasi juga terbatas sehingga mobilisasi personel dan peralatan membutuhkan penyesuaian.
Pemadaman terus dilakukan untuk mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas ke area sekitarnya. Kementerian PU akan terus memantau kondisi sumber daya air di wilayah terdampak Karhutla.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....