Tinjau CAT PPIH Kesehatan, Menhaj Sebut Pelibatan BKN sebagai Terobosan

  • 31 Agt 2026 19:16 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf meninjau pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Tenaga Kesehatan Kloter dan Arab Saudi 1448 H/2027 M.
  • Peninjauan dilakukan di Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya, Senin, 31 Agustus 2026.
  • Menhaj menilai pelibatan BKN menjadi terobosan untuk memperkuat proses rekrutmen agar berlangsung lebih profesional dan akuntabel.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf meninjau pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Tenaga Kesehatan Kloter dan Arab Saudi 1448 H/2027 M. Peninjauan dilakukan di Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya, Senin, 31 Agustus 2026.

Tahun ini, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melibatkan BKN dalam pelaksanaan CAT seleksi petugas haji. Menhaj menilai pelibatan BKN menjadi terobosan untuk memperkuat proses rekrutmen agar berlangsung lebih profesional dan akuntabel.

“Alhamdulillah hari ini kita memulai terobosan baru dalam rekrutmen petugas haji Indonesia untuk musim haji tahun 2027, di mana kami melibatkan BKN sebagai tim yang melakukan seleksi,” kata Menhaj.

Menhaj menjelaskan Kemenhaj menyampaikan kebutuhan dan profil petugas yang dibutuhkan kepada BKN. Selanjutnya, proses seleksi disiapkan dan dilaksanakan oleh BKN sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

“Kami hanya menyampaikan harapan kami tentang calon-calon petugas yang kita harapkan dan semua diolah oleh teman-teman dari BKN,” ujarnya.

Menurut Menhaj, kompetensi peserta akan disesuaikan dengan tugas yang akan diemban di Tanah Suci. Penyesuaian tersebut mencakup kebutuhan pelayanan jemaah di dalam kloter maupun selama menjalankan tugas di Arab Saudi.

“Kompetensi tergantung dengan tugas yang akan dibebankan kepada mereka di Tanah Suci nanti. Tugas di Tanah Suci maupun tugas di kloter nanti akan bisa disesuaikan dengan harapan kita yang kita sampaikan kepada tim dari BKN,” ucapnya.

Sebanyak 633 peserta terdaftar mengikuti seleksi CAT PPIH di Surabaya. Ujian berlangsung dalam empat sesi, dengan sesi pertama hingga ketiga masing-masing diikuti 160 peserta dan sesi keempat 153 peserta.

Dari total peserta tersebut, sebanyak 618 orang tercatat hadir mengikuti ujian. Pelaksanaan CAT di Surabaya merupakan hasil kerja sama Kanwil Kemenhaj Provinsi Jawa Timur dengan Kanreg II BKN Surabaya.

Dalam kerja sama tersebut, Kemenhaj menjalankan fungsi kepanitiaan dan supervisi. Sementara BKN memfasilitasi pelaksanaan CAT serta memastikan proses ujian berjalan sesuai mekanisme yang ditetapkan.

Menhaj didampingi Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Jawa Timur Mahmudi saat meninjau pelaksanaan ujian. Dari Kanreg II BKN Surabaya turut hadir Ketua Tim Sistem Informasi dan Digitalisasi Luluk Budijati serta Kepala Bagian Tata Usaha Deny Setyawan.

Menhaj menilai pelaksanaan CAT di Surabaya berjalan dengan baik. Ia berharap mekanisme seleksi tersebut dapat menghasilkan petugas haji yang kompeten dan sesuai kebutuhan pelayanan jemaah pada penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....