Tekan Populasi Kucing, Pemkab Bekasi Gelar Sterilisasi Gratis

  • 28 Agt 2026 09:16 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga kesehatan hewan dan menekan jumlah atau populasi kucing di Kabupaten Bekasi.
  • Populasi kucing yang tidak terkendali berpotensi meningkatkan jumlah kucing yang terlantar.

RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi- Pemkab Bekasi melakukan kegiatan sterilisasi gratis bagi kucing peliharaan yang ada di Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga kesehatan hewan dan menekan jumlah atau populasi kucing di Kabupaten Bekasi.

Pemkab Bekasi sendiri menekankan pentingnya mengendalikan jumlah kucing. Sebab populasi kucing yang tidak terkendali berpotensi meningkatkan jumlah kucing yang terlantar.

Kondisi tersebut dapat terjadi ketika pemilik tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan pakan. Serta perawatan hewan peliharaannya.

“Kalau kucing banyak kan banyak yang dibuang karena memang pakannya juga mahal, akhirnya banyak itu di pinggir jalan. Yang memberi makan juga ya kadang kalau lewat saja,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, drh. Dwian Wahyudiharto, Jumat, 28 Agustus 2026.

Pihaknya mengatakan, kegiatan sterilisasi sendiri dilakukan di tiga Pos Kesehatan Hewan (Poskeswan) milik Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi. Dan berlangsung dengan waktu yang berbeda-beda.

"Untuk sterilisasi di Poskeswan Setu misalnya digelar pada 13 Agustus 2026 kemarin. Sedangkan Poskeswan Cibarusah pada 20 Agustus, dan Poskeswan Kedungwaringin pada 27 Agustus 2026," katanya.

Ia mengatakan, pada setiap pelaksanaan, sebanyak 50 pemilik kucing mendaftarkan hewan peliharaannya untuk mengikuti sterilisasi. Namun, tidak seluruh kucing dapat menjalani tindakan tersebut karena harus memenuhi persyaratan kesehatan tertentu.

“Kalau sedang hamil tidak bisa. Terpaksa harus dikembalikan dulu kepada pemiliknya sampai melahirkan,” katanya.

Dwian Wahyudiharto menjelaskan, program tersebut diprioritaskan bagi pemilik kucing lokal. Kucing ras masih dapat mengikuti program sepanjang merupakan hasil persilangan dengan kucing lokal.

"Kucing ras murni tidak menjadi sasaran utama program ini. Karena kegiatan lebih diperuntukkan bagi masyarakat yang memelihara kucing lokal," ujarnya.

Pihaknya mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan di Kabupaten Bekasi. Yang dilangsungkan setiap bulan Agustus bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Bekasi.

"Kegiatan sterilisasi mudah-mudahan dapat menjadi salah satu upaya untuk mengurangi populasi kucing terlantar. Sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan dan kesejahteraan hewan," ujarnya, mengakhiri pembicaraan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....