Konsep Kuliner Keluarga Hadir di Yogyakarta
- 27 Agt 2026 00:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pelaku usaha kuliner Ricky Ferdinan Sutrisno mengembangkan usaha makanan Bosstown Chicken di Yogyakarta
- Usaha tersebut berangkat dari pengamatan terhadap kebutuhan keluarga akan pilihan makanan yang praktis, khususnya untuk anak
- Ricky mengatakan, gagasan tersebut muncul dari keseharian keluarga dan masyarakat di sekitarnya
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pelaku usaha kuliner Ricky Ferdinan Sutrisno mengembangkan usaha makanan Bosstown Chicken di Yogyakarta. Usaha tersebut berangkat dari pengamatan terhadap kebutuhan keluarga akan pilihan makanan yang praktis, khususnya untuk anak.
Ricky mengatakan, gagasan tersebut muncul dari keseharian keluarga dan masyarakat di sekitarnya. Ia melihat orang tua, terutama ibu, harus membagi waktu untuk menyiapkan berbagai kebutuhan anak sebelum berangkat sekolah.
“Dari situ muncul pemikiran untuk menghadirkan sesuatu yang dapat membantu meringankan salah satu aktivitas tersebut. Kalau kita bisa membantu meringankan satu pekerjaan kecil ibu, kenapa tidak?” kata Ricky, Kamis, 27 Agustus 2026
Menurut dia, kebutuhan makanan anak menjadi salah satu persoalan sederhana yang hampir setiap hari dihadapi keluarga. Kondisi tersebut kemudian menjadi dasar pengembangan usaha kuliner dengan ayam crispy sebagai salah satu produk utamanya.
Ricky mengatakan, konsep yang dikembangkan tidak hanya berorientasi pada penjualan makanan. Ia ingin usahanya dapat menjadi bagian dari pilihan keluarga dalam memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari secara lebih praktis.
Kehadiran usaha tersebut juga menjadi kelanjutan perjalanan Ricky di industri kuliner yang dimulai sejak 2014. Berlatar belakang pendidikan arsitektur hingga jenjang magister, ia sebelumnya mengembangkan Black Kebab dan kemudian Bosstown Kebab.
Black Kebab dikembangkan dengan konsep makanan khas Turkiye dan selanjutnya diperluas melalui pola waralaba. Ricky juga pernah mengikuti sejumlah pameran internasional di Hong Kong, Manila, Korea Selatan, dan Arab Saudi.
Pengalaman mengembangkan usaha dan sistem waralaba tersebut kemudian menjadi salah satu bekal dalam membangun usaha kuliner berikutnya. Ricky mengatakan pengembangan bisnis juga diarahkan untuk membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menjalankan usaha di daerah masing-masing.
“Saya ingin Bosstown Chicken menjadi brand yang bukan hanya menjual makanan. Tetapi juga memberikan kesempatan bagi orang lain untuk berkembang,” ujarnya.
Menurut Ricky, pertumbuhan sebuah usaha tidak hanya dapat dilihat dari jumlah gerai maupun skala bisnis. Keberadaan usaha juga diharapkan dapat menciptakan peluang ekonomi dan memberikan ruang bagi pelaku usaha lainnya untuk berkembang.
Kehadiran Bosstown Chicken di Yogyakarta menjadi bagian dari pengembangan bisnis kuliner Ricky setelah Black Kebab dan Bosstown Kebab. Konsep yang diusung kali ini lebih menitikberatkan pada kebutuhan makanan praktis bagi anak dan keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....