BAZNAS Salurkan 1.900 Porsi Makanan untuk Penyintas Gempa NTT

  • 24 Agt 2026 05:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BAZNAS RI mendistribusikan 1.900 porsi makanan siap saji bagi warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
  • Bantuan tersebut menyasar warga di Desa Nanga Mbaling dan Desa Pota, Kecamatan Sambi Rampas.
  • Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan bantuan pangan menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar pengungsi.

RRI.CO.ID, Manggarai Timur - BAZNAS RI mendistribusikan 1.900 porsi makanan siap saji bagi warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut menyasar warga di Desa Nanga Mbaling dan Desa Pota, Kecamatan Sambi Rampas.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan bantuan pangan menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar pengungsi. Penyaluran dilakukan untuk membantu menjaga kondisi fisik dan kesehatan warga selama masa darurat.

"Kami terus memastikan kebutuhan dasar korban terdampak gempa di Manggarai Timur terpenuhi secara cepat dan merata. Penyaluran dilakukan melalui dapur umum BAZNAS agar bantuan dapat diterima masyarakat," ujar Idy dalam keterangan tertulis, Jumat, 21 Agustus 2026.

Selain mendirikan dapur umum, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) terus menyisir permukiman warga terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk memetakan kebutuhan logistik lanjutan yang paling mendesak.

Idy mengatakan sinergi dengan pemerintah daerah dan relawan lokal terus diperkuat dalam penanganan bencana. Koordinasi tersebut diperlukan untuk mempercepat proses evakuasi dan pemulihan masyarakat terdampak.

"Kehadiran BAZNAS di lapangan merupakan amanah dari para donatur dan muzaki. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah," kata Idy.

Personel Tim BTB RI, Dede Nurjaman, mengatakan penanganan di lapangan juga mencakup penyediaan fasilitas dapur air. Fasilitas tersebut menyediakan kebutuhan susu anak-anak, kopi, teh, dan makanan ringan bagi para pengungsi.

Dede menjelaskan distribusi makanan siap saji menyasar sejumlah titik pengungsian di Kecamatan Sambi Rampas. Jumlah penerima manfaat di setiap posko berkisar antara 137 hingga 800 jiwa.

"Makanan siap saji kami antarkan langsung ke titik pengungsian. Langkah ini dilakukan agar para korban gempa dapat menerima dan mengonsumsi makanan tepat waktu," ujar Dede.

Selain mengoperasikan dapur umum dan menyalurkan makanan siap saji, BAZNAS RI juga mendirikan Posko Layanan Kesehatan Rumah Sehat BAZNAS (RSB). Posko tersebut berada di Pondok Pesantren Pancasila, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

BAZNAS memastikan penanganan masyarakat terdampak gempa dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan pangan dan kesehatan. Bantuan akan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi serta kebutuhan warga di lokasi bencana.

Masyarakat dapat turut membantu penyintas gempa NTT melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pemenuhan kebutuhan dasar dan pemulihan masyarakat terdampak bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....