KCI Evaluasi Skema Jalur Nambo Jelang Gapeka Baru
- 25 Agt 2026 01:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Commuter Indonesia mengevaluasi skema operasional rute Nambo menjelang pemberlakuan Gapeka baru pada Minggu, 1 November 2026.
- Operator memproyeksikan pemangkasan headway perjalanan kereta di Stasiun Cibinong dari semula satu jam menjadi 30 menit.
- KAI Commuter memperkuat sinergi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) guna meningkatkan kapasitas angkut penumpang komuter.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mematangkan evaluasi skema operasional lintas Nambo guna mengoptimalkan kapasitas Stasiun Bogor. Kajian tersebut disiapkan sebelum pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) baru pada Minggu, 1 November 2026.
Operator menguji pemindahan armada guna memangkas interval waktu tunggu perjalanan seluruh kereta komuter harian. Keterangan penataan rute disampaikan di Kantor Pusat KAI Commuter pada Senin, 24 Agustus 2026.
Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia Muhammad Purnomosidi memaparkan beberapa opsi skema pengoperasian kereta. Manajemen menimbang integrasi transit penumpang dari arah Nambo dengan perjalanan armada utama rute Bogor.
"Kita sedang mengevaluasi, kan kebetulan nanti tanggal 1 November rencana kan ada pemberlakuan Gapeka baru. Jadi apakah nanti, ini masih kita kita hitung ya, kita analisa dengan teman-teman kantor pusat. Apakah nanti hanya hanya rute feeder Nambo–Depok atau Nambo–Citayam, gitu ya," kata Purnomosidi.
Purnomosidi menegaskan bahwa opsi mempertahankan sebagian perjalanan langsung menuju Stasiun Jakarta Kota tetap dipertimbangkan. KAI Commuter terus berkoordinasi teknis dengan kantor pusat PT Kereta Api Indonesia (Persero) terkait rute.
"Kemudian nanti mereka akan ikut kereta dari Bogor atau ada sebagian yang feeder, tapi sebagian lagi yang langsung dari Nambo ke Jakarta Kota. Ini kita lagi hitung mana nilai efisiensinya dan nilai apa ya, nilai nilai daya angkutnya lebih banyak, kan gitu. Kan gitu," ujar Purnomosidi.
Ia menjelaskan bahwa pemangkasan interval waktu tunggu antarkereta menjadi salah satu prioritas utama perbaikan. Modifikasi prasarana peron disiapkan guna memungkinkan penerimaan armada kereta komuter dari dua jalur persilangan.
"Termasuk kita sedang cek agar headway-nya bisa pendek. Kan sekarang satu jaman, bisa 30 menit itu kita lagi coba apa, perbaiki peron yang ada di Stasiun Cibinong," ucap Purnomosidi.
Purnomosidi menambahkan bahwa penataan infrastruktur stasiun tersebut dilakukan sesuai arahan Direktur Utama PT KAI. Langkah pembenahan ini diambil seiring tingginya pertumbuhan jumlah penumpang harian di wilayah Kabupaten Bogor.
"Kalau nanti Cibinong bisa bisa menerima dua jalur, itu headway-nya bisa 30 menitan tuh antara Nambo ke ke Depok ya atau ke Citayam itu akan 30 menitan. Nah, itu sekarang kita kaji. Tapi yang jelas itu akan kita lakukan sesuai sesuai yang disampaikan Pak Dirut KAI," kata Purnomosidi.
Commercial Vice President PT Kereta Commuter Indonesia Hilmi Ridwan menerangkan program apresiasi bagi para pengguna. Kegiatan apresiasi sosial diselenggarakan untuk mempererat relasi dengan seluruh pengguna setia jasa kereta komuter.
"KAI Commuter mengadakan Commuter Run 2026 ini sebagai bentuk apresiasi dan juga dukungan bagi Sahabat Commuters yang memiliki hobi dan minat dalam olahraga lari," ucap Commercial Vice President PT Kereta Commuter Indonesia, Hilmi Ridwan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....