Pemkot Bekasi Telusuri Sumber Dugaan Pencemaran Air Kali Bekasi
- 20 Agt 2026 21:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ada dugaan sumber pencemaran Kali Bekasi berasal dari sejumlah industri atau pabrik di daerah Bogor selaku hulu Kali Bekasi.
- Kondisi tersebut juga bisa mempengaruhi distribusi air Perusahaan Umum Daerah Tirta Patriot.
RRI.CO.ID, Kota Bekasi- Air Sungai Kali Bekasi kembali menghitam dan memunculkan bau tidak sedap pada hari ini. Dugaan sementara air tersebut tercemar akibat pembuangan limbah.
Merespon tindakan tersebut, Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe menegaskan Pemkot Bekasi segera melakukan penelusuran. Yakni melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi dan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi.
"Ya kondisi air Kali Bekasi memang mengalami perubahan warna, ini selalu terjadi setiap kali debit air surut. Kita sudah perintahkan Dinas Lingkungan Hidup dan DBMSDA melakukan penelusuran untuk mencari tahu penyebabnya," katanya, kepada wartawan saat diwawancarai di DPRD Kota Bekasi, Kamis, 20 Agustus 2026.
Ia juga mengatakan, sejauh ini Pemkot Bekasi telah berkomunikasi dengan Pemkab Bogor mengenai kondisi Kali Bekasi. Mengingat ada dugaan sumber pencemaran Kali Bekasi berasal dari sejumlah industri atau pabrik di daerah Bogor selaku hulu Kali Bekasi.
Ia juga mengatakan, Pemkot Bekasi tidak bisa berbuat lebih jauh jika sumber pencemaran berasal dari pabrik atau industri di Bogor. Sebab hal itu menjadi kewenangan dari Kabupaten Bogor.
"Kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak Bogor terkait permasalahan pencemaran Kali Bekasi. Tapi untuk penindakan itu kewenangannya ada di Pemkab Bogor," katanya.
Sekadar diketahui, saat ini kondisi air di Kali Bekasi berwarna hitam pekat dengan mengeluarkan bau menyengat. Kondisi ini bukanlah pertama kali terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Tak hanya itu, kondisi tersebut juga bisa mempengaruhi distribusi air Perusahaan Umum Daerah Tirta Patriot. Mengingat salah satu sumber bahan baku air mereka berasal dari Kali Bekasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....