Dekat dengan Rakyat, Semarak Kemerdekaan di Jakarta Diperluas hingga 40 Titik

  • 18 Agt 2026 09:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah memperluas rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tidak hanya di Istana dan kawasan Monumen Nasional Jakarta.
  • Pemerintan ingin semarak kemerdekaan dirasakan seluruh rakyat Indonesia
  • Rangkaian kemerdekaan dengan berbagai acara pemeriksaan kesehatan gratis, bazar hingga distribusi paket sembako dan suvenir bagi masyarakat.

RRI.CO.ID, Jakarta- Pemerintah memperluas rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tidak hanya di Istana dan kawasan Monumen Nasional Jakarta. Pemerintah memperluas semarak kemerdekaan hingga ke kampung-kampung pemukiman padat dan lingkungan masyarakat di berbagai penjuru Jakarta.

"Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, masih terus berlanjut pada Selasa, 18 Agustus 2026. Pemerintah memperluas semarak kemerdekaan hingga ke kampung-kampung pemukiman padat dan lingkungan masyarakat di berbagai penjuru Jakarta," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangan tertulis, Selasa, 18 Agustus 2026.

Menteri Prasetyo mengatakan perluasan rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari semangat pemerintah untuk menghadirkan perayaan kemerdekaan yang lebih dekat dengan rakyat. Oleh sebab itu, pemerintah menghadirkan peringatan kemerdekaan pada 40 titik seluruh wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu.

“Hari ini rangkaian semarak HUT ke-81 Republik Indonesia masih terus berlangsung. Tidak hanya di Istana dan Monas yang semalam telah kita gelar tetapi, kita ingin semangat kemerdekaan juga menjangkau lebih banyak lagi saudara-saudara kita," katanya.

"Kita ingin lebih Inklusif, karena itu hari ini semarak peringatan kemerdekaan juga kita hadirkan di 40 titik di Jakarta, terutama di pemukiman padat dan lingkungan masyarakat. Termasuk tempat saudara-saudara kita yang selama ini mungkin belum banyak tersentuh kemeriahan peringatan kemerdekaan,” ujar Mensesneg.

Menurut Prasetyo, kemerdekaan bukan hanya milik mereka yang dapat hadir di pusat-pusat perayaan. Semangat 17 Agustus justru harus dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di pemukiman sederhana.

“Pesan Bapak Presiden Prabowo sangat jelas bahwa kemerdekaan adalah milik seluruh rakyat Indonesia sehingga semaraknya jangan hanya terasa di Istana atau di Monas saja. Kita rayakan di kampung-kampung, pemukiman padat kita datangi rakyat, kita ingin saudara-saudara kita ikut bergembira, peringatan kemerdekaan ini adalah milik kita semua rakyat Indonesia,” ungkapnya.

Beragam kegiatan disiapkan untuk masyarakat, mulai dari lomba khas kemerdekaan untuk berbagai usia, panggung musik dan bazar UMKM lokal. Pemeriksaan kesehatan dasar dan pembagian vitamin secara gratis, hingga distribusi paket sembako dan suvenir bagi masyarakat.

"Rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar perayaan kemerdekaan dapat dirasakan secara langsung dan inklusif oleh masyarakat di berbagai wilayah," katanya. Mensesneg menegaskan semangat utama dari rangkaian tersebut adalah membawa perayaan dari pusat kota menuju rakyat.

Pemerintah ingin peringatan kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni. Peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum yang memperkuat persatuan, kebersamaan, dan optimisme masyarakat.

“Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka harus kita rayakan bersama, tidak boleh ada jarak. Tidak boleh ada rakyat yang merasa hanya menjadi penonton," katanya.

"Dari Istana, Monas, sampai kampung-kampung, kita ingin Merah Putih berkibar dengan kebanggaan yang sama. Karena Indonesia adalah kita semua, dan kemerdekaan ini adalah kemerdekaan seluruh rakyat Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur," kata Mensesneg menegaskan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....