Hadirkan Fasilitas EV Station, Sekolah Tinggi Bina Tunggal Siap Jadi Kampus Hijau
- 15 Agt 2026 14:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sekolah Tinggi Teknologi Bina Tunggal (STT Bina Tunggal) Kota Bekasi secara resmi meluncurkan Electric Vehicle Charging (EV Station) atau stasiun pengisian Kendaraan listrik.
- Hadirnya fasilitas EV Stasion merupakan komitmen STT Bina Tunggal menjadi kampus hijau yang mendukung perkembangan green energi.
RRI. CO.ID, Kota Bekasi- Sekolah Tinggi Teknologi Bina Tunggal (STT Bina Tunggal) Kota Bekasi secara resmi meluncurkan Electric Vehicle Charging (EV Station) atau stasiun pengisian kendaraan listrik. Hadirnya fasilitas EV Stasion merupakan komitmen STT Bina Tunggal menjadi kampus hijau yang mendukung perkembangan green energi.
EV Station milik STT Bina Tunggal berlokasi di halaman kampus. Tepatnya di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.
Menurut Ketua Dewan Pembina Yayasan Bina Tunggal, Zaiman Makmur Affan mengatakan, EV Stasion merupakan kolaborasi. Yakni antara Bina Tunggal dengan iGreen selalu vendor atau penyedia layanan EV Stasion.
Ia mengatakan, EV Stasion Bina Tunggal merupakan satu-satunya di Kota Bekasi. Selain itu EV Stasion Bina Tunggal unggul dari sisi lokasinya yang strategis karena di jalan raya yang menghubungkan Bekasi dengan Jakarta.
"Ini adalah EV Stasion yang pertama di Kota Bekasi miliki iGreen. Kehadiran EV Station ini bentuk dukungan Kampus Bina Tunggal terhadap ekosistem Kendaraan listrik khususnya di Kota Bekasi," katanya, dalam peluncuran fasilitas EV Station STT Bina Tunggal, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STT Bina Tunggal , Benny Tunggul berharap Ev Stasion menjadi sarana pembelajaran green energi. Khususnya bagi mahasiswa di kampus STT Bina Tunggal.

Selain itu, kehadiran EV Stasion juga bisa menjadi sarana bagi dosen untuk melakukan riset tentang green energi. Sehingga harapannya ke depan STT Bina Tunggal bisa menjadi kampus hijau.
"Ke depan kita akan menjadi green kampus. Karena memfasilitasi EV Stasion," katanya.
Business Development Director iGreen, Sylvia Han mengatakan, EV Station milik iGreen memiliki sejumlah keunggulan. Terutama mulai dari desain dan juga lokasi.
Untuk menentukan lokasi misalnya, tim survey akan diterjunkan secara langsung. Termasuk dengan desain yang dibuat sangat ketat dan mengerahkan banyak upaya baik dalam kualitas desain, maupun dalam interaksi.
"Kami punya standar yang sangat ketat dalam memilih lokasi. Kami mempertimbangkan arus lalu lintas, area mana yang terhubung dengan lokasi ini," katanya.
Pihaknya juga menjelaskan, bahwa tahun 2026 perusahaan menargetkan pembangunan 200 EV Station. Di mana sudah banyak mitra yang ingin bekerjasama.
"Saat ini sebenarnya banyak pemilik lahan lokal dan mitra yang sudah memilih kami. Jadi kami sudah mengungguli kompetitor lain," ujarnya.
Sekadar diketahui, peluncuran EV Stasion juga dihadiri sejumlah pihak, mulai dari Ketua KADIN Kota Bekasi Qadar Ruslan Sigera. Serta Anggota DPRD Kota Bekasi Sodikin dan Kepala Dinas Perdagangan Dan Perindustrian Kota Bekasi, Ika Indah Yarti.
Acara juga dibarengi dengan bazar UMKM. Termasuk seminar yang dihadiri para mahasiswa dari STT Bina Tunggal.
"Kita ada seminar bagi mahasiswa. Karena tujuan kami adalah menjadi kampus hijau jadi kita bekali mahasiswa dengan pengetahun soal green energi," ujar Benny Tunggul.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....