Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Mindanao, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
- 14 Agt 2026 09:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,3 mengguncang wilayah Mindanao, Filipina, Jumat 14 Agustus 2026.
- BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan
RRI.CO.ID, Jakarta: Gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,3 mengguncang wilayah Mindanao, Filipina, Jumat 14 Agustus 2026 pukul 08.14.48 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Berdasarkan hasil analisis pemutakhiran BMKG, episenter gempa berada pada koordinat 5,46 derajat Lintang Utara dan 125,29 derajat Bujur Timur. Lokasi gempa berada di laut, sekitar 206 kilometer barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, dengan kedalaman 32 kilometer.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengatakan gempa tersebut merupakan gempa dangkal akibat aktivitas subduksi di Cotabato Trench. “Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” kata Wijayanto dalam keterangan resmi yang diterima RRI, Jumat 14 Agustus 2026.
Berdasarkan analisis mekanisme sumber, gempa memiliki mekanisme sesar naik atau thrust fault. Guncangan gempa dirasakan hingga Kepulauan Sangihe dengan intensitas IV MMI di Kepulauan Marore.
Sementara itu, intensitas III MMI dirasakan di Kendahe. “Hingga pukul 08.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock),” kata Wijayanto.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.
BMKG akan terus memantau perkembangan aktivitas gempa dan menyampaikan informasi terbaru melalui kanal komunikasi resmi BMKG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....