Kementerian PU Bergerak Cepat Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Mamuju

  • 13 Agt 2026 11:23 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah menyalurkan 12.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Desa Botteng Utara, Kabupaten Mamuju
  • Kementerian PU mengerahkan tiga mobil tangki air dan dua hidran umum untuk memperluas distribusi bantuan
  • Pemerintah berkomitmen menjaga ketersediaan air bersih melalui respons cepat dan koordinasi selama masa tanggap darurat

RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Desa Botteng Utara, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Bantuan tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air bersih akibat kekeringan.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan layanan air bersih semakin dibutuhkan wilayah yang menghadapi dampak perubahan iklim dan fenomena El Nino. "Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, air menjadi fondasi yang sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan," kata Menteri Pekerjaan Umum (PU) tersebut dalam keterangan tertulis, Kamis, 13 Agustus 2026.

Melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Barat, Kementerian PU mengerahkan tiga mobil tangki air. Selain itu, pemerintah juga mengoperasikan dua hidran umum untuk memperluas distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak kekeringan.

Sebanyak 12.000 liter air bersih disalurkan sebagai bagian dari penanganan darurat akibat terbatasnya akses air. Penyaluran tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama kondisi kekeringan berlangsung.

Kepala BPBPK Sulawesi Barat Wahyu Tri Nugroho mengatakan penanganan kondisi darurat memerlukan respons cepat dan terkoordinasi. Menurutnya, bantuan air bersih menjadi bentuk komitmen pemerintah mendukung masyarakat menghadapi dampak kekeringan.

"Kami berupaya memberikan respons secepat mungkin terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih. Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk hadir dan memberikan dukungan nyata kepada masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat," ujarnya.

Wahyu menambahkan distribusi air bersih diharapkan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung penanganan kekeringan secara terpadu. Upaya tersebut, dilakukan melalui koordinasi bersama pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait selama masa tanggap darurat.

Kementerian PU menegaskan akan terus merespons kebutuhan masyarakat dengan dukungan sarana dan personel yang tersedia. Langkah tersebut diharapkan menjaga ketersediaan air bersih bagi warga selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....