Paviliun Sodik Mudjahid Diresmikan di PUSDAI Jabar, Abadikan Jejak Pengabdian

  • 12 Agt 2026 05:32 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pengurus Pusat Dakwah Islam (PUSDAI) Jawa Barat meresmikan Paviliun Sodik Mudjahid di kompleks PUSDAI Jabar, Kota Bandung.
  • Fasilitas tersebut menjadi bentuk apresiasi atas rekam jejak pengabdian Ketua BAZNAS RI dalam perkembangan PUSDAI Jabar.
  • Peresmian Paviliun Sodik Mudjahid dirangkaikan dengan peresmian Paviliun Miftah.

RRI.CO.ID, Bandung - Pengurus Pusat Dakwah Islam (PUSDAI) Jawa Barat meresmikan Paviliun Sodik Mudjahid di kompleks PUSDAI Jabar, Kota Bandung, Selasa, 11 Agustus 2026. Fasilitas tersebut menjadi bentuk apresiasi atas rekam jejak pengabdian Ketua BAZNAS RI dalam perkembangan PUSDAI Jabar.

Peresmian Paviliun Sodik Mudjahid dirangkaikan dengan peresmian Paviliun Miftah. Paviliun tersebut mengabadikan kontribusi ulama sekaligus cendekiawan Muslim Bandung, Prof. Dr. K.H. Miftah Faridl, dalam meletakkan fondasi pendirian PUSDAI Jabar.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, mengatakan PUSDAI sejak awal dirancang untuk memperkuat peran lembaga keumatan yang profesional dan berdampak luas. Menurutnya, kemajuan lembaga membutuhkan perpaduan pengalaman tokoh senior dan profesionalisme generasi muda.

“PUSDAI dibangun dengan empat fungsi utama, yakni fasilitator, koordinator, dinamisator, dan inovator gerakan umat. Perpaduan kematangan para senior dan semangat profesionalisme anak muda menjadi kunci memajukan lembaga ini,” jelas Sodik.

Sodik juga mengenang kontribusi Miftah Faridl dan para tokoh senior dalam perkembangan awal PUSDAI Jabar. Ia berharap kepengurusan saat ini mampu membawa lembaga tersebut semakin maju.

“Mudah-mudahan sekarang juga ada duet pengurus PUSDAI yang dahsyat, yakni duet Jujun dan Ijang. Semoga PUSDAI nanti akan lebih maju ke depan,” katanya.

Sementara itu, Prof. Dr. K.H. Miftah Faridl mengaku terharu atas penghormatan tersebut. Ia mengingatkan generasi muda untuk menjaga komitmen terhadap syiar Islam dan pengabdian kepada bangsa.

“Ada di dalam atau di luar PUSDAI, mari kita besarkan. Ini merupakan peninggalan dari para sepuh dan pejabat di Jawa Barat,” kata Miftah.

Ketua DKM PUSDAI Jawa Barat Dr. K.H. Jujun Junaedi, mengatakan penamaan kedua paviliun merupakan bentuk penghormatan terhadap rekam jejak dan keteladanan para tokoh. Penamaan itu juga diharapkan membantu generasi mendatang mengenal sejarah perjuangan PUSDAI.

“Kita torehkan nama orang yang hebat di dalam paviliun itu. Generasi mendatang dapat melihat dan mencari tahu sejarah perjuangan serta eksistensi kedua tokoh tersebut,” ujar Jujun.

Peresmian tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh Jawa Barat. Di antaranya Sekda Jawa Barat Herman Suryatman, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Ketua DPRD Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto, serta Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat Dudu Rohman.

Sejumlah akademisi turut menghadiri kegiatan tersebut. Mereka antara lain Rektor UNISBA Prof. Ir. A. Harits Nu'man dan Rektor UM Bandung Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....